Sabtu, 30 Juni 2018

Kamera Digital : Jenis, dan Sejarahnya

kamera digital

Perusahaan ternama sebagian besar memproduksi kamera digital
Kamera digital hadir dalam berbagai ukuran, harga, dan keunggulan fitur yang dimiliki.
Apa perbedaan antara kamera analog dengan kamera digital?
Perbedaan yang paling mencolok antara kamera analog dan kamera digital adalah cara pengambilan gambar dan penyimpanannya.
Kamera analog cara pengambilan gambarnya melalui cahaya yang tertangkap oleh lensa, dan disimpan dalam negatif film
Sedangkan kamera digital cara pengambilan gambarnya dengan sensor, dan disimpan dalam memory
Sensor yang digunakan kamera digital CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor) atau CCD (Charged Coupled Device),.
Memory yang umum dipakai kamera digital SD (Secure Digital), MS (Memory Stick ), CF (Compact Flash), MMC (Multi Media Card), dan XD.
Kenapa hasil kamera digital lebih bagus dari pada hasil kamera analog?
Karena kamera digital menggunakan sensor, semakin banyak sensornya maka gambar yang dihasilkan akan semakin bagus.
Sensor ini berupa chip dan berada tepat dibelakang lensa.

A.  Pengertian Kamera Digital
Kamera digital adalah alat untuk membuat gambar (foto) suatu objek, yang hasilnya disimpan dalam media penyimpanan digital
Fungsi utama dari kamera digital ialah menghasilkan gambar (foto) suatu objek

Apa saja komponen kamera digital?
Komponen Kamera Digital antara lain :
1.   Sensor Kamera
Sensor kamera adalah sensor penangkap gambar yang dikenal juga sebagai CCD (Charged Coupled Device) dan CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor)
Yang terbaru BSI-CMOS (Back Side Illumination CMOS) yang terdiri dari jutaan piksel (MP-mega pixel) lebih.
BSI-CMOS lebih irit daya, tetapi dapat menghasilkan gambar yang lebih baik.
Sensor ini berbentuk chip yang terletak tepat di belakang lensa.
Semakin banyak pixel yang ditangkap, semakin memungkinkan pencetakan gambar besar dengan detail gambar yang cukup (dibatasi kapasitas kertas cetak foto yang biasanya 300dpi (dot per inch)
Kualitas foto sama sekali tidak ditentukan oleh besarnya MP (Mega Pixel)
Tetapi oleh kualitas sensor, prosesor kamera, dan yang terakhir baru lensa
Berbeda dengan kamera analog di mana kualitas foto ditentukan oleh kualitas lensa.

2.   Layar LCD
Layar LCD (LCD display) adalah layar pada belakang kamera digital yang bermanfaat untuk melihat setting kamera, dan seperti apa bidikan yang akan ditangkap oleh sensor kamera.
Layar LCD juga bisa membantu untuk melihat hasil foto secara instan setelah gambar diambil.
Sehingga fotografer dapat memutuskan untuk melakukan pengambilan gambar lagi atau tidak.

3.   Media Penyimpanan
Tidak semua kamera memiliki memory internal, sehingga harus menggunakan media penyimpanan luar.
Media ini dapat berupa compact flashmemory stick, dan sebagainya.
Pada umumnya media penyimpanan memiliki kapasitas penyimpanan gambar dalam jumlah besar,  sesuai dengan kapasitas memori yang dimiliki.
Sekarang ini yang banyak dipakai adalah secure digital card.

4.   Shutter
Shutter adalah pemetik atau tombol untuk melakukan pengambilan gambar.

5.   Body Camera (Black Box)
Body camera sering disebut kotak hitam (black box) bukan berarti bentuknya kotak dan warnanya hitam
Tapi bagian dalam body lah yang berwarna hitam gelap dan tidak memantulkan cahaya.

6.   Lensa
Lensa merupakan benda tembus cahaya (bening) yang mempunyai dua bidang permukaan.
Salah satu atau dua-duanya mempunyai permukaan yang lengkung.

B.  Jenis-Jenis Kamera Digital
Apa saja jenis-jenis kamera digital?
Adapun jenis-jenis kamera digital adalah sebagai berikut :
1.   360-degree Digital Camera
360-degree digital camera bisa mengambil gambar atau video 360 derajat, dan  mengambil gambar pada saat yang bersamaan.
360-degree digital camera
360-degree digital camera dilengkapi juga dengan mode virtual reality, built-in stitching, Wifi, dan Bluetooth.
Kamera jenis ini bisa juga digunakan untuk kepentingan live streaming.

2.   Action Camera
Kamera jenis ini memiliki sudut lebar, fokus tetap, dan dapat mengambil gambar dan merekam video.
action camera
Kamera jenis ini dilengkapi dengan pelindung tahan air serta berbagai aksesori.
Kamera jenis ini banyak diminati untuk berbagi foto dan video di berbagai media sosial.
Para produsen menawarkan kamera jenis ini dengan harga bersaing dan tersedia dalam berbagai pilihan

3.   Basic Digital Camera
Basic digital camera memiliki resolusi yang rendah dengan jumlah pixel yang terbatas.
Basic digital camera

Kamera jenis ini banyak digunakan oleh pengguna internet untuk mengirim berkas, dimana resolusi yang rendah serta kecilnya ukuran berkas sangat penting.
Basic digital camera dirancang khusus untuk memproduksi snapshots pada layar.

4.   Bridge Camera (Super Zoom Camera)
Bridge digital camera menggunakan pratinjau langsung untuk membingkai gambar
Bridge digital camera
Kamera jenis ini memiliki fokus otomatis, namun ada juga memiliki fokus manual.
Bridge digital camera pada umumnya memiliki sistem stabilisator gambar untuk dapat mengatur exposure lebih lama.
Bridge camera secara fisik mirip dengan kamera digital DSLR .
Karena itulah kamera ini terkadang disebut juga dengan DSLR-shape atau DSLR-like.

5.   Compact Camera
Compact camera biasa disebut dengan kamera saku
Kamera ini dirancang untuk mudah digunakan dan mudah dibawa kemanapun.
Compact camera
Compact digital camera memiliki lensa zoom yang sudah terpasang pada kamera, memiliki rentang bervariasi tergantung pada masing-masing model kameranya.
Compact digital camera memiliki jumlah pixel serta resolusi maksimum yang bervariasi.

6.   Compact System Camera (Mirrorless Interchangeable Lens Camera)
Ada produsen kamera yang menggunakan nama Compact System Camera, dan ada yang menggunakan nama Mirrorless Interchangeable Lens Camera.
Compact System Camera (Mirrorless Interchangeable Lens Camera)
Namun keduanya merujuk jenis kamera yang sama.
Kamera jenis ini memiliki lensa kamera yang dapat diganti dan berukuran lebih kecil dari kamera DSLR.
Kecilnya ukuran kamera disebabkan tidak adanya jendela bidik optic, sebagaimana halnya yang dimiliki kamera DSLR.
Kamera jenis ini juga tidak memiliki sistem mirror.
Kamera jenis ini dilengkapi dengan layar LCD (jendela bidik elektronik) untuk melihat pratinjau adegan yang akan difoto.
Kamera jenis ini memungkinkan bagi fotografer untuk menggunakan mode manual penuh, otomatis, atau semi-otomatis sebagaimana kamera DSLR.

7.   Digital Rangefinder Camera
Digital rangefinder camera adalah kamera pengintai yang dilengkapi dengan alat pengintai jarak jauh.
Digital rangefinder camera
Kamera jenis ini berfungsi untuk mengukur jarak subyek dengan cara menyesuaikan fokus lensa obyektif kamera berdasarkan open-loop controller.
Mekanisme pengaturan jarak dan lensa dapat dilakukan secara bersama-sama ataupun tidak.
Sebagian besar kamera mencapai focus melalui analisis gambar yang diambil oleh lensa obyektif dan estimasi jarak.

8.   DSLR Camera (Digital Single Lens Reflex Camera)
Kamera jenis ini menggunakan cermin reflex yang dapat merefeksikan cahaya
Mempunyai berbagai macam mode pengambilan gambar seperti manual penuh, otomatis, aperture priority, program, dan shutter priority.
DSLR Camera (Digital Single Lens Reflex Camera)
Kamera DSLR memungkinkan seseorang untuk melakukan kontrol lebih dalam pengambilan gambar serta pengaturan exposure.
Fitur lain yang dimiliki kamera DSLR adalah sensor gambar yang lebih lebar, sehingga dapat menghasilkan gambar dengan kualitas terbaik.
Kamera jenis ini juga memiliki lensa yang dapat dirubah, yang disesuaikan dengan beragam situasi.
Lensa pada kamera jenis ini juga dapat dilepas atau diganti dengan lensa lain yang memiliki panjang titik fokus mencapai 200mm.  
Kamera DSLR memungkinkan penggunanya untuk menggunakan beragam lensa zoom dengan rentang zoom yang berbeda.
Kamera DSLR memiliki ukuran yang lebih lebar dibandingkan dengan kamera saku.

9.   DSLT Camera (Digital Single Lens Translucent Camera)
Kamera jenis ini mampu merekam 7 hingga 10 bingkai gambar per detik.
Kamera DSLT memiliki perbedaaan dengan kamera DSLR dalam hal lensa yang digunakan.
DSLT Camera (Digital Single Lens Translucent Camera)

Dalam  kamera DSLT, yang digunakan adalah lensa translucent tetap atau cermin transmisif  (lensa semi transparan).
Bagian kecil cahaya direfleksikan ke sensor autofocus sementara bagian sinar cahaya yang lain melewati lensa translucent.

10.       Rugged Camera
Kamera saku digital yang satu ini merupakan kamera saku yang tangguh
Kamera ini memberikan perlindungan terhadap air, kondisi panas dan dingin, guncangan, dan tekanan.
rugged camera
Istilah rugged digunakan untuk menggambarkan berbagai karakteristik yang dimiliki oleh kamera ini
Seperti tahan air, tahan dingin, tahan panas, tahan guncangan, dan benturan.
Kelebihan  kamera jenis ini memiliki fitur video serta fitur lainnya seperti  stabilisator gambar, lampu flash yang telah terpasang, LCD layar sentuh, dan GPS.

C.  Sejarah Kamera Digital
Pada tahun 1951, untuk pertama kalinya video tape recorder (VTR) mengambil gambar dari kamera televisi.
Kemudian mengkonversinya menjadi suatu impuls listrik (digital), dan menyimpan informasi tersebut ke dalam tape magnetis.
Bing Crosby Laboratorium (tim peneliti yang didanai oleh seorang insinyur bernama Crosby dan dipimpin oleh John Mullin) membuat versi awal dari VTR.

Pada tahun 1956, teknologi VTR telah disempurnakan (VR1000 yang dibuat oleh Charles P. Ginsburg dan Ampex Corporation) dan umum dipakai oleh industri televisi.
ampex vr1000
Antara televisi/kamera video dan kamera digital yang menggunakan CCD (Charged Couple Device)untuk mengatur warna dan intensitas cahaya.
Pada saat itu pula era kamera digital telah dimulai dengan sangat pesat.

Pada tahun 1981, Sony memperkenalkan kamera elektronik komersil pertama mereka yang disebut Mavica.
sony mavica 1981

Walaupun Mavica belum dapat dikatakan kamera digital, itu sebenarnya merupakan modifikasi kamera video yang mengambil foto secara spontan.
Sejak pertengahan tahun 1970-an, Kodak memiliki beberapa penemuan tentang solid-state/kejernihan untuk sensor gambar.
Yaitu mengubah cahaya ke gambar digital untuk penggunaan pada tingkat profesional dan umum.


Pada tahun 1886, ilmuwan Kodak untuk pertama kalinya di dunia mengenalkan sensor megapixel
kodak 1886
Dimana sensor ini mampu merekam 1,4 juta pixel,  yang dapat menghasilkan 5x7 inci foto digital cetak berkualitas baik pada saat itu.

Pada tahun 1987, Kodak merilis tujuh produk untuk merekam, menyimpan, memanipulasi, transmisi elektronik, dan mencetak sesuatu seperti gambar suatu objek.
kodak 1987
Pada tahun 1990, Kodak mengembangkan sistem foto CD dan pelopor di seluruh dunia untuk menetapkan standar warna digital dalam lingkungan komputer dan peripheral komputer.
kodak 1990
Pada tahun 1991, Kodak merilis pertama kalinya untuk para professional suatu sistem dalam pemotretan, yaitu Digital Camera System (DCS) yang bertujuan untuk photo jurnalis.
kodak 1991
Kamera tersebut adalah Nikon F-# yang dilengkapi dengan sensor 1.3 Megapixels.
Kamera digital yang pertama untuk tingkat konsumen pasar yang bekerja dengan komputer rumah melalui USB (Unit Serial Bus) adalah :
1)   QuickTake 100 Aplle (17 Februari 1994)
quick take 100 aplle

2)   Kodak DC40 (28 maret 1995)
kodak dc40

3)   Casio QV-11 (dengan monitor LCD, akhir 1995)
casio qv-11

4)   Sony Cyber-Shot Digital Still Camera (1996).
Sony Cyber-Shot Digital Still Camera 1996

Namun, kodak memasuki era tersebut dengan agresif melakukan kampanye pemasaran untuk memperkenalkan DC40
Dan membantu memperkenalkan gagasan digital fotografi kepada masyarakat.

Kinko's dan Microsoft bekerja sama dengan Kodak Digital untuk membuat gambar digital yang menggunakan software di berbagai tempat kerja dan kios foto
Dimana para pelanggan diizinkan untuk memproduksi CD foto, gambar digital, dan kemudian dapat menambahkan ke dokumen komputer mereka.
IBM bekerja sama dengan Kodak membuat internet berbasis jaringan pertukaran gambar.

Hewlett-Packard (HP) adalah perusahaan pertama dalam hal membuat warna di produk mereka yaitu Inkjet Printer
Sehingga melengkapi sistem pewarnaan untuk gambar yang dicetak dari kamera digital.
Maka dimulailah perubahan kamera digital dengan bentuk dan fitur yang baru.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

8 Cara Agar Anggota Grup WhatsApp Tidak Keluar

Ketika kamu menjadi admin grup WA, hal yang paling menyebalkan adalah ketika anggota grup keluar. Apapun alasannya, orang keluar dari ...