Sabtu, 05 Mei 2018

Buletin : Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Langkah-Langkah Pembuatannya

buletin

Menurut Oemi abdurachman dalam bukunya “Dasar- Dasar Public Relations :
“ Salah satu tugas dari seorang Humas adalah menyelenggarakan komunikasi yang bersifat persuasif dan informatif.”
Komunikasi persuasif dan informatif dapat dilakukan salah satunya melalui brosur-brosur, surat-surat atau buletin.
Dimana media tersebut dapat menyampaikan pesan kepada lebih orang dalam waktu yang singkat.
Buletin adalah terbitan berkala yang dengan jangka waktu tertentu sesuai dengan kebutuhan perusahaan
Dan terbitan berkala ini adalah salah satu media informasi yang efektif.

Adapun tujuan dalam pembuatan buletin yaitu:
1)   Membuat daya tarik agar menjadi jurnalis yang baik.
2)   Menjadi daya tarik bagi minat baca.
3)   Semakin memperbanyak orang yang minat baca.
4)   Membuat seru bagi peminat baca.
5)   Yang tidak minat jadi minat karena dibuatnya buletin.

Adapun ciri-ciri buletin yaitu::
1)   Dibuat oleh suatu organisasi, lembaga atau yayasan tertentu
2)   Isinya dapat mencakup pemikiran suatu organisasi/lembaga/yayasan tersebut
3)   Dalam setiap penerbitan mempunyai tema yang berbeda
4)   Fokus dalam bidang tertentu
5)   Ada yang terbit mingguan dan bulanan
6)   Memiliki tema
7)   Terbitnya secara berkala
8)   Dalam bentuk selebaran atau majalah singkat
9)   Ukurannya ada yang A4 dan ada juga yang berukuran A5
10)       Ditujukan kepada pembaca yang lebih sempit yang berhubungan dengan bidang tertentu
11)       Tulisan dalam buletin seringkali singkat dan padat yang mana dipakai bahasa yang formal dan banyak istilah teknis berhubungan dengan bidang tersebut
12)       Desain dan ilustrasi dalam buletin bersifat formal
13)       Dan juga berisikan tulisan atau artikel ilmiah, juga berisi berita-berita berhubungan dengan kegiatan ilmiah dari instansi atau asosiasi yang menerbitkan buletin tersebut.
.

A.  Pengertian Buletin
Buletin yaitu media publikasi oleh organisasi yang mengangkat perkembangan suatu topik atau aspek tertentu
Dan diterbitkan atau dipulikasikan secara teratur (berkala)
Dalam waktu yang relatif singkat dari harian sampai bulanan.
Pengertianbuletin menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yaitu :
“Media cetak berupa selebaran atau majalah, berisi warta singkat atau pernyataan tertulis yang diterbitkan secara periodik oleh suatu organisasi atau lembaga untuk sekelompok profesi tertentu.” 
Pengertian buletin menurut Oxford Advanced Learner’s Dictianory of  Current English adalah sebagai berikut : 
“Buletin is official statement of news; printed sheet with official news or announcement.” (Buletin adalah sebuah pernyataan berita resmi; lembaran cetak yang berisi berita resmi atau pengumuman).
Pengertian buletin menurut Widjaya adalah :
“Salah satu media komunikasi visual yang berbentuk kumpulan lembaran-lembaran atau buku-buku diusahakan secara teratur oleh suatu organisasi atau instansi.
Dan dalam buletin dimuat pernyataan-pernyataan resmi dan singkat bagi publik.”

B.  Fungsi Buletin
Buletin sebagai media komunikasi berfungsi sebagai berikut:
1.   Menginformasikan “to inform” yakni memberikan informasi kepada masyarakat, memberitahukan kepada masyarakat mengenai peristiwa yang terjadi, ide atau pikiran, dan tingkah laku orang lain, serta segala sesuatu yang disampaikan orang lain.
2.   Mendidik “to educate” yakni sebagai sarana pendidikan, dengan komunikasi manusia dapat menyampaikan ide dan pikirannya kepada orang lain sehingga orang lain mendapatkan informasi dan pengetahuan.
3.   Mempengaruhi “to influence” yakni fungsi mempengaruhi setiap individu yang berkomunikasi, tentunya dengan cara saling mempengaruhi jalan pikiran komunikan dan lebih jauh lagi berusaha merubah sikap dan tingkah laku komunikan sesuai dengan yang diharapkan.
4.   Menghibur “to entertaint” yakni komunikasi berfungsi untuk menyampaikan hiburan atau menghibur orang lain.

C.  Jenis-Jenis Buletin
Yang termasuk dalam kategori buletin antara lain:
1.   Berita keras : Berita yang biasanya tidak menyenangkan. Misalnya tentang kekerasan, kesengsaraan, dan lain-lain.
2.   Berita lunak : Berita yang menyenangkan. Misalnya pemberian gelar, keberhasilan seseorang, dan lain-lain.
3.   Berita singkat : Berita yang memiliki nilai tinggi. Karena itu penyajiannya secara langsung hanya pada inti berita saja
4.   Berita pendek : Berita yang amat penting dan menarik untuk diberitakan justru pada saat berita itu masih jadipembicaraan masyarakat luas.
5.   Berita sisipan : Berita yang memiliki nilai tinggi serta dinantikan oleh masyarakat luas.

D.  Langkah-Langkah Pembuatan Buletin Sekolah
1.   Latar Belakang Pembuatan
Hal pertama dalam membuat buletin adalah menentukan latar belakang atau alasan pembuatan.
Untuk mendeskripsikan latar belakang pembuatan buletin dengan menjawab pertanyaan, “Kenapa hendak membuat buletin. Apa Alasannya?” 
Deskripsikan pertanyaan tersebut dengan maksud dan tujuan pembuatan buletin.

2.   Sumber Daya Manusia
SDM alias Sumber Daya Manusia perlu diperhitungkan karena SDM lah yang nantinya akan mengurus buletin dan menentukan eksistensinya di jagat jurnalistik sekolah.
Bisa dicari dengan audisi atau penunjukkan siapa saja yang berkompeten dalam bidang jurnalistik.
Jika di sekolah ada ekskul jurnalistik, teman-teman di dalam ekskul tersebut bisa diberdayakan.
SDM yang dibutuhkan akan menempati posisi-posisi tertentu.
Misalnya:
Pemimpin Umum
Biasanya ditempati oleh kepala sekolah atau wakil kepala sekolah bidang kesiswaan.

Pembina
Biasanya diduduki oleh guru mata pelajaran Bahasa Indonesia atau guru yang memiliki kemampuan dalam bidang jurnalistik.

Pemimpin Redaksi
1)   Memiliki kemampuan tentang jurnalistik dan kepemimpinan
2)   Bertanggungjawab terhadap aktivitas keredaksian
3)   Melakukan pengawasan terhadap seluruh isi atau rubrik
4)   Mengkoordinasi seluruh staf
5)   Konsolidasi dengan  pembina

Sekretaris
Ditempati oleh seseorang (anggota atau kader sekolahmu) yang berkapasitas dalam bidang kesekretariatan. Seperti surat-menyurat, dan lain-lain.

Bendahara
Diposisikan untuk kader yang memiliki kemampuan mengelola keuangan.

Dewan Redaksi
1)   Memiliki kemampuan korespondensi atau tulis-menulis sehingga mampu menuangkan ide ke dalam tulisan dengan bahasa yang baik dan benar
2)   Bertanggungjawab menyediakan naskah yang akan dimuat
3)   Peka terhadap situasi dan kondisi up to date
4)   Reporter dan Designer termasuk ke dalam dewan redaksi

Distributor
Tugasnya adalah mendistribusikan buletin yang sudah dicetak.

Additional Crew (AC)
Additional Crew atau kru tambahan bisa diposisikan di buletin. Yang termasuk AC misalnya bagian iklan dan marketing. Tapi jika hal ini dipandang penting.

Urutan kerja kru:
1)   Planning (menyusun rencana penerbitan: rapat redaksi)
2)   Hunting (pengumpulan bahan-bahan tulisan)
3)   Writing (penulisan naskah)
4)   Editing (proses penyuntingan , koreksi dan adaptasi naskah)
5)   Designing (lay out, artistic)
6)   Printing (penyetakan buletin/majalah)

3.   Nama dan Slogan
Tentukan nama dan slogan buletin yang akan dibuat.
Nama dan slogan ini lebih baik berkaitan dengan latar belakang yang dibuat.
Misalnya:
Latar belakang : Ingin memajukan dan mengembangkan diri para anggota atau kader
organisasi sekolah
Nama                    : Let’s Go!
Slogan                  : Provokator Kemajuan dan Pengembangan Diri

4.   Rubrikasi
Setelah membuat nama dan slogan, mulailah memikirkan rubrik apa yang akan dimuat dalam buletin.
Rubrik-rubrik yang disajikan akan menentukan apakah buletin yang dibuat  marketable atau tidak.
Pada ujungnya kualitas rubrik yang baik akan membuat pembaca betah “berpetualang” di “pantai” buletin karena banyak ide dan gagasan pengembangan diri yang dimuat.

5.   Logo
Buatlah logo untuk buletin. Dibuat semenarik mungkin karena jika suatu saat buletin ber-partner dalam suatu event
Maka logo buletin akan dimuat di spanduk atau background event tersebut tapi jika memang sudah ada kesepakatan untuk itu.

6.   Modal Produksi
Inilah salah satu penyokong terbit atau tidaknya buletin.
Oleh karen itu perlu dipikirkan darimana pendapatan atau modal untuk produksi buletin.
Ada empat opsi yang bisa diusahakan, yaitu (1) Subsidi dari sekolah, (2) Iuran Anggota, (3) Donatur, dan atau (4) Iklan.

7.   Distribusi
Tentukan hal berikut:
Apakah buletin yang dibuat akan dijual dengan harga tertentu?
Ataukah diberikan secara cuma-cuma alias gratis?
Jika dijual, perhatikan dan kembangkan management pemasaran.
Dan jika digratiskan, jagalah sumber-sumber pendapatan keuangan agar selalu konsisten.

Untuk membuat buletin lebih menarik, maka sebaiknya juga memperhatikan prinsip dalam mendesain buletin.
Prinsip-prinsip tersebut antara lain:
1)   Keseimbangan
Desain buletin harus seimbang. Letaknya, pilihan warna yang digunakan, kekontrasan dan ukuran sebaiknya menggunakan dasar perbandingan yang baik.
Untuk ukuran gambar perbandingannya seperti perbandingan yang biasa kita pakai kalau kita mencetak pas foto untuk KTP, yaitu 2X3, 3X4 atau 4X6.
2)   Kesatuan
Tata letaknya pada tiap bagian dan halaman harus menyatu.
Bila sudah memilih menggunakan huruf berekor, misalnya, maka sebaiknya seluruh isi buletin menggunakan huruf tersebut.
Jangan menggunakan huruf secara bergantian antara huruf berekor dan huruf tidak berekor setiap ganti halaman.
Karena itu akan mengganggu pembaca menikmati tulisan.
3)   Kesan pertama harus menggoda’
Tampilan buletin selalu dituntut agar mampu menarik perhatian orang.
Gambar kontras dan jelas tentu lebih menarik ketimbang yang kabur dan pecah.
Judul berita utama yang besar dan mudah dibaca pasti lebih enak dinikmati daripada tulisan kecil, nyempil.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Flashdisk : Fungsi, Sejarah, Merk Terbaik, Tips Memilih dan Membelinya

A.   Pengertian Flashdisk Flashdisk adalah alat penyimpanan data eksternal yang dihubungkan port USB Y ang mampu menyimpan berbagai...