Minggu, 08 April 2018

4 Jenis Radio di Indonesia

mendengarkan radio

Radio digunakan masyarakat sebagai sarana penyampai informasi
Dan hiburan dalam kehidupan sehari hari.
Pesawat radio menangkap gelombang radio
Lalu diubah menjadi energi bunyi oleh loudspeaker (pengeras suara)
Sehingga menghasilkan suara yang bisa didengar
Dibandingkan dengan media lain
Radio adalah media elektronik termurah
Baik pemancar maupun penerimanya.
Stasiun radio negara Indonesia bernama RRI (Radio Republik Indonesia), didirikan tahun 1945.
Pemimpin umum RRI yang pertama adalah Abdulrahman Saleh
Masa sekarang ini, stasiun radio swasta yang berskala nasional maupun radio di daerah, banyak dan berkembang luas di Indonesia.
Kelebihan radio antara lain:
1.   Bersifat langsung : informasi yang disiarkan langsung didengar oleh pendengar.
2.   Cepat : karena radio menggunakan frekuensi sebagai alat antar informasinya, tidak seperti media cetak yang menggunakan kertas.
3.   Tanpa batas : radio bisa didengarkan di mana saja dan kapan saja.
4.   Murah :  dibandingkan dengan media komunikasi-informasi lainnya radio media komunikasi yang murah
5.   Radio bisa membuat pendengar merasa akrab dengan penyiarnya.
Adapun kekurangan dari radio adalah :
1.   Merupakan media sekilas/selintas (hanya sekali didengar dan tidak bisa diulang).
2.   Tidak semua hal bisa diinformasikan melalui radio
Terlepas dari kekurangan dan kelebihannya
Radio media massa yang cukup efektif dalam penyampaian pesan, dan tetap diminati.
Jumlah pendengar radio terus bertambah dan radio terus bertahan menghadapi perkembangan zaman.

A.  Pengertian Radio
Pengertian radio berdasarkan fungsinya :
Radio adalah alat elektronik yang digunakan sebagai media komunikasi dan informasi.
Pengertian radio berdasarkan sistem kerjanya :
Radio adalah suatu teknologi yang dipakai untuk pengiriman sinyal
Yaitu dengan menggunakan cara modulasi
Dan cara radiasi gelombang elektromagnetik.

B.  Fungsi Radio
Fungsi radio bagi masyarakat, antara lain :
1.   Memberikan informasi
Radio memberikin informasi yang akurat
Sehingga masyarakat bisa mengetahui apa yang sedang terjadi.
2.   Hiburan
Tidak semua daerah di Indonesia masyarakatnya bisa memiliki televisi
Oleh karena itu radio sangat di perlukan
Sebagai hiburan bagi sebagian masyarakat Indonesia.
3.   Edukasi
Radio memberi pengetahuan sehingga bisa menambah wawasan para pendengarnya .

C.  Jenis-Jenis Radio
Jenis-jenis radio yang diakui di Indonesia antara lain :
1.   Radio Publik
Radio publik adalah radio yang dikelola oleh pemerintah
Oleh karena itu radio ini biasanya disebut sebagai radio pemerintahan. Contohnya adalah RRI (Radio Republik Indonesia).
Radio publik menyiarkan informasi atau pesan
Mengenai visi misi pemerintahan kepada publik atau masyarakat.
Radio publik membantu pemerintah dalam menyampaikan ketentuan dan peraturan
Mengenai pemerintahan kepada masyarakat.
Anggaran yang digunakan dalam operasional radio publik
Masuk ke dalam anggaran belanja pemerintah.
2.   Radio Swasta
Radio swasta adalah radio yang dimiliki oleh perorangan dan bersifat komersil.
Sumber penghasilan untuk operasional radio swasta
Sepenuhnya berasal dari iklan.
Radio swasta berada di bawah perundang-undangan mengenai penyiaran
Yang disepakati melalui lisensi pemerintahan.
Berbeda halnya di Amerika radio swasta seperti NBC, CNS, ABC, dan MBS
Memiliki kebebasan sepenuhnya terkait penyiaran.
3.   Radio Komunitas
Radio Komunitas adalah radio yang dibangun dalam tanggung jawab bersama
Oleh beberapa orang yang tergabung dalam suatu komunitas
Yang dapat dimanfaatkan sumber dayanya.
Peralatan operasional yang digunakan pada radio komunitas
Sangat sederhana sehingga  jangkauannya sangatlah terbatas.
Pada umumnya hanya berada di wilayah atau daerah komunitas itu sendiri.
Semboyan yang dimiliki radio ini “dari, oleh, untuk, dan tentang komunitas”.
Radio komunitas di Indonesia mulai berkembang sejak tahun 2000.
Keberadaan radio komunitas semakin kuat
Dengan adanya peraturan yang dikeluarkan oleh Undang-Undang Nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran.
4.   Radio Berlangganan
Radio berlangganan adalah radio yang dikelola oleh Lembaga Penyiaran Berlangganan.
Lembaga tersebut merupakan penyelenggara jasa penyiaran berlangganan
Yang sudah diakui oleh izin penyelenggara penyiaran berlangganan.
Beberapa jenis Lembaga Penyiaran Berlangganan berdasarkan media penyaluran siarannya adalah:
a.   Lembaga Penyiaran Berlangganan melalui Satelit
b.   Lembaga Penyiaran Berlangganan melalui Kabel, 
c.   Lembaga Penyiaran Berlangganan melalui Terestrial
D.  Sejarah Radio
Awal tahun 1800-an secara terpisah Joseph Henry (Profesor dari Pinceton University)  
Dan Michael Faraday (fisikawan Inggris) mengembangkan teori induksi.
Percobaan mereka terhadap elektromagnet
Membuktikan arus listrik di sebatang kawat
Dapat menimbulkan arus di batang kawat lain
Meski keduanya tidak berhubungan.
Tahun 1873 James Clerk Maxwell
Menjelaskan dasar teori dari perambatan gelombang elektromagnetik
Dalam papernya di Royal Society
Mengenai teori dinamika medan elektromagnetik.
Teori yang dilontarkannya adalah arus listrik dapat menciptakan medan magnet
Dan gelombang elektromagnet bergerak dengan kecepatan cahaya.
Tahun 1880 teori Maxwell dibuktikan kebenarannya
Oleh percobaan yang dilakukan Heinrich Hertz  (fisikawan Jerman).
Tahun 1878 David E. Hughes adalah orang pertama yang mengirimkan
Dan menerima gelombang radio
Ketika dia menemukan bahwa keseimbangan induksinya
Menyebabkan gangguan ke telepon buatannya.
Guglielmo Marconi pada tahun 1895
Berhasil mengirim sinyal komunikasi radio
Dengan gelombang elektromagnet sejauh , 1,5 km.
Tahun 1901, sinyal dari perangkat radio Marconi
Mampu melintasi Samudera Atlantik dari Inggris ke Newfoundland, Kanada
Dan dunia inovasi radio mencatat nama Guglielmo Marconi
Sebagai penemu radio.
Namun dibalik ketenaran Marconi sebagai Penemu Radio
Fisikawan Kanada Reginald A. Fessenden
Yang pertama kali mentransmisikan suara manusia melalui radio pada tahun 1906.
Ia berbica melalui radio dari Brant Rock, Massachusetts, AS
Kepada kapal-kapal di lepas pantai Samudera Atlantik.
Sejak itu radio terus berkembang makin sempurna
Didukung oleh pelbagai temuan secara bertahap.
Tahun 1904 John Ambrose Fleming
Menemukan bahwa tabung audion
Dapat digunakan sebagai receiver nirkabel bagi teknologi radio.
Tahun 1907 penemu Amerika Serikat Dr. Lee De Forest
Mematenkan tabung elektron
Yang terdiri dari tiga elemen (triode audion) tahun 1907
Yang kemudian menjadi elemen penting
Dalam penerimaan sinyal radio.
Tabung Audion yang diberi nama tabung Lee De Forest ini
Memungkinkan gelombang suara
Ditransmisikan melalui sistem komunikasi nirkabel.
Namun, gelombang yang dipancarkannya masih terlalu lemah.
Tahun 1912 kemampuan penerimaan ini
Ditingkatkan lagi oleh Edwin Howard Armstrong
Yang menemukan penguat gelombang radio/radio amplifier.
Alat ini bekerja menangkap sinyal elektromagnetik
Dari transmisi radio dan memberikan sinyal balik dari tabung.
Dengan begitu kekuatan sinyal meningkat sebanyak 20.000 kali perdetik. Suara yang ditangkap juga jauh lebih kuat.
Penemuan ini kemudian menjadi sangat penting
Dalam sistem komunikasi radio karena jauh lebih efisien.
Tahun 1918 Edwin Howard Armstrong  
Menciptakan sirukit superheterodyne.
Sirkuit ini punya kemampuan seleksi yang tinggi.
Tahun 1933 Armstrong
Berjasa mengembangkan sistem siaran FM
Oleh karena itu ia dikenal sebagai "Bapak penemu radio FM".
Namun hak paten atas amplifier jatuh ke tangan Dr. Lee deforest.
Sampai saat ini radio amplifier masih menjadi teknologi inti pada pesawat radio.
Dari sejarah radio ini kita dapat mengambil pelajaran
Bahwa dibutuhkan waktu untuk mengembangkan suatu teknologi
Agar dapat dimanfaatkan secara massal oleh masyarakat umum.
Radio yang pada awalnya hanya digunakan untuk mengirimkan sandi morse
Dan banyak dipakai di sektor kelautan dan perang
Kini memiliki peran yang cukup besar dalam penyebaran informasi.
Radio dapat digunakan sebagai sarana hiburan, komunikasi politik, pemasaran produk, propaganda dan banyak lainnya.
Dengan perkembangan teknologi yang juga cepat
Radio juga mengalami perkembangan mengikuti teknologi di masa mendatang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

9 Penyebab Malas Ngeblog dan Cara Mengatasinya

Malas ngeblog “penyakit” yang sering dialamai oleh para blogger Penyebabnya bisa banyak hal dan berbeda antara blogger yang satu denga...