Sabtu, 03 Maret 2018

21 Serangan Virus Komputer yang Tercatat Dalam Sejarah

virus komputer

Virus Komputer adalah program / aplikasi yang dapat menggandakan dirinya sendiri dan menyebar dengan cara  menyisipkan dirinya pada program dan data lainnya.

Biasanya user tidak mengetahui jika komputer yang di milikinya terjangkit virus sampai salah satu data hilang atau program yang ada pada komputer tidak bisa di jalankan.

Virus komputer umumnya di buat untuk tujuan yang tidak baik , banyak efek negatif yang di timbulkan oleh virus komputer seperti :
1.     Memperbanyak dirinya sendiri sehingga memori menjadi kecil, hal ini membuat komputer sering hang atau freeze
2.     Mengubah ekstensi pada file dan program yang membuat program/file tersebut tidak bisa di gunakan
3.     Mencuri data pribadi seseorang tanpa sepengetahuan orang tersebut
4.     Virus juga dapat merusak hardware pada komputer.

Faktanya hampir 95% virus menyerang pengguna sistem operasi windows. Sisanya menyerang Linux/GNU, Mac, FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System.


Meskipun Virus hanyalah salah satu dari malware, sekarang ini banyak sekali orang yang mengartikan semua malware sebagai virus. 

Malware, singkatan dari Malicious Software atau kalau di terjemahkan kedalam bahasa indonesia, perangkat lunak jahat.

Malware merupakan software yang didesain secara khusus untuk mendapatkan akses atau merusak komputer dengan atau tanpa sepengetahuan penggunanya.

Beberapa malware yang paling sering didengar antara lain Virus, Worm, Trojan, Ransomware, Adware, maupun Spyware.
1.      Virus
Virus komputer disebut sebagai virus karena proses infeksinya yang mirip dengan virus sesungguhnya, yaitu dengan cara menginjeksikan kode kepada file lainnya.

Virus tidak bisa hidup sendiri karena membutuhkan software lainnya sebagai media infeksi dan penyebarannya.

Menurut Symantec, ada 2 kriteria yang menjadikan Virus adalah virus.
1.     Malware tersebut mampu menjalankan programnya sendiri
2.     Malware tersebut mampu menggandakan dirinya sendiri

2.      Worm
Worm pada komputer mirip dengan virus yang dapat menyebar dengan cara menyalin diri sendiri dan dapat menyebabkan kerusakan yang hampir sama dengan virus.

Perbedaaannya adalah worm tidak membutuhkan sebuah program atau file yang terinfeksi dalam proses penyebarannya.

Worm adalah perangkat lunak yang mandiri dan tidak memerlukan program host atau bantuan manusia untuk menyebarkannya.

Teknik yang digunakan oleh worm yaitu mencari celah keamanan pada sistem target atau juga menggunakan trik kecil agar kita menjalankan worm, seperti link download yang menginstall program tertentu.

3.      Trojan
Trojan, yang diambil dari nama kuda Trojan dari cerita Yunani kuno, merupakan malware yang bertujuan menyisipkan program jahat dengan menumpang software yang terlihat aman untuk digunakan.

Pembuat Trojan bisa saja menyisipkan software jahat dibalik program yang dipasang pemiliknya.

Program jahat tersebut bisa bertujuan untuk memberikan akses tambahan sehingga malware lainnya bisa masuk dengan mudah serta memungkinkan untuk mengendalikan sistem korbannya, sehingga Trojan menjadi pintu masuk yang efektif bagi malware lainnya.

Seperti cerita Yunani kuno, setelah Trojan berhasil masuk ke dalam sistem, bersiaplah untuk kejutan selanjutnya yang dipersiapkan malware ini.

Beberapa kejutan tersebut seperti Backdoor yang bisa mengendalikan semua aktivitas komputer, adware untuk iklan, DDoS untuk menyerang jaringan sistem, Ransomware untuk meminta tebusan, serta Spyware untuk memata-matai semua aktivitas korban.

4.      Ransomware
Mungkin masih ingat dengan Ransomware WannaCry yang membuat dunia panik.

Malware yang tergolong dalam keluarga Trojan ini memiliki tujuan sederhana: mendapat uang tebusan dari korban yang terinfeksi.

Korban Ransomware akan langsung sadar dengan keberadaan malware ini di sistemnya, karena Ransomware tidak menutup keberadaannya dalam sistem bahkan secara terang-terangan memberitahukan keberadaanya agar korban mengirimkan tebusan.

Permasalahan dari Ransomware adalah korban biasanya akan dikunci dari sistem atau bahkan semua file di komputer akan terenkripsi sehingga korban tidak dapat mengakses file ataupun melakukan recovery file di dalam sistem tersebu.
Bentuk tebusan Ransomware zaman ini dalam bentuk mata uang digital seperti BitCoin sehingga transaksi susah bahkan mustahil untuk dilacak.

Dan yang membuat Ransomware menjadi lebih buruk adalah tidak adanya kepastian bahwa membayar tebusan akan melepaskan sistem tersebut

5.      Spyware
Spyware yang termasuk dalam keluarga Trojan memiliki hanya 1 tujuan: memata-matai korbannya.

Di dunia yang serba digital ini, data digital menjadi sangat berharga dan dalam kasus tertentu dapat mengakibatkan kerugian yang sangat besar terutama dalam hal finansial.

Industri e-commerce yang semakin populer di dunia, menjadikan Spyware salah satu malware yang perlu diperhatikan terutama saat pengguna memasukkan informasi finansial seperti infromasi kartu kredit.

Karena sifatnya yang hanya untuk memata-matai, spyware relatif sulit terdeteksi karena tidak membuat perubahan besar pada sistem.

Spyware juga bisa dipasang secara sengaja dalam sebuah organisasi sebagai cara untuk memonitor aktivitas pekerjanya.

Jika Anda pernah mendengar Keylogger, software jenis ini tergolong dalam Spyware karena memata-matai input device seperti keyboard.

6.      Adware
Adware atau Advertising-supported software, merupakan malware yang murni bertujuan untuk menghasilkan pendapatan dari iklan.

Ciri-ciri Adware terlihat sangat jelas, seperti munculnya pop up windows yang berisikan iklan setiap kali korban menyalakan komputer dan iklan tersebut akan muncul secara berkala.

Adware sendiri diprogram untuk mengumpulkan informasi jejak digital korbannya sehingga bisa diperdagangkan sebagai basis data preferensi iklan korban.

Mesekipun Adware relatif tidak merusak, tetapi Adware menjadi sangat menggangu karena mempengaruhi performa komputer serta bandwidth jaringan untuk mengakses iklan.


Berikut ini serangan virus komputer yang tercatat dalam sejarah :
1.      Jerusalem – 1987
Virus komputer ini pertama terdeteksi di Jerusalem pada Oktober 1987. Merupakan virus MS-DOS yang menginfeksi setiap file run yang dapat dikerjakan. Pada tiap hari Jumat tanggal 13 virus Jerusalem menghapus semua file program yang berada pada Hard drive yang terinfeksi, maka dari itu virus komputer ini juga disebut virus Friday 13th.

2.      CIH atau .Win9x.CIH – 1998
Virus komputer CIH atau .Win9x.CIH disebut juga sebagai virus Chernobyl, pertama kali terdeteksi di Taiwan pada bulan Juni 1998.

CIH disebutkan sebagai salah satu virus komputer paling berbahaya yang pernah dibuat. Virus komputer ini mampu mengutak-atik BIOS komputer agar tidak bisa melakukan booting.

Masuk dalam kategori virus berbahaya dikarenakan virus komputer ini sulit dideteksi.

CIH akan menginfeksi setiap aplikasi yang ada di komputer. Dikabarkan kerugian yang timbul akibat virus ini mencapai lebih dari US$ 100 juta.

3.      Morris (Internet Worm) – 1988
Ini adalah virus jenis “worm” pertama di dunia internet yang menginfeksi lebih dari 6000 komputer di Amerika Serikat, termasuk beberapa komputer milik NASA.

Virus ini di distribusikan via internet pada 2 November 1988 dan menyebabkan kerugian hampir USD 100 juta.

Virus ini dapat melumpuhkan semua sumber daya dari jaringan tersebut dan menyebabkan kerusakan serta kerugian berbiaya hampir $US100 juta dollar AS.

Bahkan karena kehebohannya ini, virus Morris diabadikan dalam sebuah floppy disk dan dipamerkan dalam Boston Museum of Science.

4.      Melissa – 1999
Virus Melissa dikirim melalui email kepada seluruh pengguna email dan virus komputer ini memiliki kemampuan untuk berkembang biak di file Word dan Excel.

Virus komputer ini juga diketahui sebagai “Mailissa”, “Simpsons”,”Kwyjibo”, dan “Kwejeebo”.
Virus Melissa menginfeksi 20% komputer di seluruh dunia.

Selain itu virus Melissa juga dapat menyebar otomatis dengan cara mengirim dirinya sendiri ke e-mail semua teman dan kerabat (mass-mail) dengan membaca alamat e-mail lalu memanfaatkan aplikasi Outlook, akibatnya membuat overloading server di dunia internet.

5.      Love Letter ( I Love You/Lovebug) – 2000
Virus email ini menyebar pada tahun 2000 telah menyebabkan kerugian sebanyak $10 Milyar di 20 negara.

Virus komputer ini di distribusikan melalui email dengan subjek “I Love You” berisi pesan teks bertuliskan “kindly check the attached LOVELETTER from me” dan lampirannya berjudul “LOVE-LETTER-FOR-YOU.TXT.VBS.”.
Jika Anda membuka lampirannya maka secara otomatis virus komputer ini akan mereplikasikan dirinya dan mengirim ke semua alamat email dalam email pengguna.

File ini juga akan menghapus file .jpg dan .jpeg.

6.      Code Red – 2001
Virus komputer berjenis Worm ini diobservasi pada tanggal 15 Juli 2001. Virus Code Red menyerang Microsoft IIS web server.

Virus komputer ini merusak halaman web dan meninggalkan teks “Hacked by Chinese!” dan merusak website whitehouse.gov.

Kerugian yang disebabkan virus komputer Code Red mencapai USD 2 Milyar. Code Red menginfeksi hampir seluruh komputer di dunia pada tahun 2001.

Code Red berhasil merusak website whitehouse.gov dan memaksa badan-badan pemerintah lainnya untuk memback-up datanya sementara.

Penciptaan bahasa kode kecil yang jahat ini telah menginfeksi puluhan ribu komputer yang menggunakan sistim operasi Microsoft Windows NT dan Windows 2000 sebagai server, pada awal abad ke-21 tersebut.

Code Red merusak halaman web, menyerang dengan teks “Hacked by Chinese!”. Virus itu bisa dijalankan sepenuhnya oleh memori tanpa meninggalkan jejak file atau jejak apapun.

Kerusakan tersebut menyebabkan kerugian yang diperkirakan mencapai $ US 2 miliar.

7.      Nimda – 2001
Virus komputer Nimda muncul pertama kali pada pertengahan September 2001, atau lebih tepatnya seminggu setelah serangan 9 september.

Nama virus Nimda diambil dari kata “Admin” dengan pengejaan yang terbalik.

Virus Nimda menyebar lewat media internet seperti email, web, file sharing, atau memanfaatkan celah keamanan yang ada pada server Web Microsoft Internet Information Services (IIS).

Virus jenis Worm ini dikabarkan dengan cepat berhasil menginfeksi dan melumpuhkan ribuan komputer di seluruh dunia dan sampai saat ini masih menyebar.

7.      SQL Slammer – 2003
SQL Slammer adalah virus Worm komputer yang menyebabkan penolakan layanan pada beberapa hosting internet dan secara dramatis memperlambat traffic internet.

Dimulai pada tanggal 25 Januari 2003 dan menyebar sangat cepat kemudian menginfeksi 75.000 korban dalam waktu sepuluh menit.

Slammer memiliki efek yang cukup nyata pada layanan kunci perusahaan besar.Di antara daftar dari korbannya adalah Bank of America ATM.

Virus komputer SQL Slammer menyerang web server yang dijalankan oleh versi rentan Microsoft SQL Server, kemudian menghasilkan alamat Internet Protokol (IP) secara acak.

Hal yang luar biasa adalah, seberapa kecil kode bahasa Slammer? Sebagai perbandingan untuk masa kini dengan adanya Twitter, pengkodean itu bisa memuat hanya sebanyak lima kali tweet.

8.      Blaster, aka Lovsan, aka MSBlast – 2003
Pembuat virus komputer Blaster, aka Lovsan, aka MSBlast sepertinya menaruh dendam pribadi pada Bill Gates.

Pasalnya, virus komputer Blaster pernah menginfeksi ratusan ribu komputer melalui ‘lubang kerentanan’ (vulnerability hole) pada Windows 2000 dan Windows XP.

Virus ini akan membuka sebuah jendela dialog yang mengatakan kepada pengguna bahwa sistem akan shutdown dan kemudian komputer akan mati atau restart.

Dalam virus Blaster ditemukan dua pesan dalam kode yang bertuliskan: “I just want to say LOVE YOU SAN!” dan “billy gates why do you make this possible? Stop making money and fix your software!!” Terjemahan: “Aku hanya ingin mengatakan cinta padamu SAN” dan “billy gates kenapa kamu membuat semua ini mungkin? Berhenti mencari uang dan perbaiki software milikmu!!”

9.      Fizzer (2003)
Pada tahun 2003, worms banyak tersebar di e-mail, tapi fizzer adalah worms yang sama sekali baru.

Fizzer dibuat untuk tujuan pencurian uang. “Satu hal yang membuat Fizzer terkenal adalah bahwa virus ini adalah contoh pertama dari sebuah worm yang diciptakan untuk keuntungan finansial,” kata Roel Schouwenberg, seorang peneliti senior di perusahaan anti-virus Kaspersky.

Sampai-sampai Microsoft menawarkan hadiah $ 250.000 untuk pemberi informasi siapakah yang membuat Fizzer.

8.      MyDoom – 2004
Dikenal sebagai malware terkejam pada tahun 2004, virus komputer ini menginfeksi kurang lebih satu juta komputer.

Virus ini dengan cepat menginfeksi sekitar satu juta komputer. Virus ini menyebar melalui email yang tampaknya seperti pesan yang memantul (bouncing email).

Virus MyDoom terlihat sebagai bouncing email atau email spammer dan ketika pengguna membuka email tersebut maka saat itu pula komputernya terinfeksi.

Kode berbahaya virus MyDoom itu kemudian mendownload file tambahannya sendiri dan mencuri buku alamat e-mail dengan menggunakan Outlook untuk otomatis mengirimkan email lagi dengan isi yang sama kepada korban-korban barunya.

Selanjutnya, dari sana menyebar lagi dan lagi dan lagi ke teman, keluarga dan rekan korban secara terus-menerus.

MyDoom menyebar lebih cepat daripada worms lain pada umumnya. Virus komputer paling berbahaya ini bisa mengunduh file tambahan dan mencuri alamat email kemudian otomatis mengirimkan email pada korban barunya.

9.      Bagle – April, 2004
Virus komputer jenis Worm ini termasuk golongan virus pertama yang menyebarkan dirinya sebagai lampiran email lalu menyerang semua versi Microsoft Windows.

Hal ini awalnya membuat heboh penyedia layanan email yang dinilai sebagai “alat penyebarnya”.

Virus dari jenis worm ini dirancang untuk membuka backdoor dimana remote user bisa mendapatkan kontrol atas komputer yang terinfeksi.

Hebatnya, penulis pengkodean virus juga menulis sebuah puisi kecil ke dalam kodenya. Pada masa itu, hal seperti ini sangat jarang terjadi. 

Bagle muncul dengan subjek email adalah “Hi” dan pesan “Test =)” diikuti dengan string karakter acak dengan “Test, ya.” pada akhirnya.

Nama lampiran adalah string huruf acak dengan ekstensi file exe dan ikon yang sering terlihat seperti kalkulator Windows.

10.  Sasser – 2004
Virus komputer Sasser dibuat oleh Sven Jaschan yang saat itu masih menjadi seorang mahasiswa Jerman yang berusia 17 tahun.

Sasser menyerang Windows 2000 dan Windows XP dengan memanfaatkan vulnerability hole dari sistem Windows tersebut.

Sasser menyebabkan kerusakan sebesar miliaran dolar pada tahun 2004. Virus komputer ini menyebabkan banyak komputer menjadi berjalan lambat dan crash, yang kemudian menyebabkan beberapa kerusakan cukup berat.

Virus worm ini memiliki beberapa varian misalnya Sasser.E, varian pertama yang menyerang Mydoom dan Beagle, seperti Netsky.

11.  Poison Ivy – 2005
Poison Ivy adalah remote access Trojan yang mampu mengendalikan komputer yang terinfeksi dari lokasi yang berbeda secara sembunyi-sembunyi.

Poison Ivy adalah mimpi buruk keamanan komputer, virus ini memungkinkan hacker untuk diam-diam mengendalikan komputer pengguna yang terinfeksi dari jarak jauh.

Setelah virus komputer ini diinstal ke komputer, hacker dapat mengontrol komputer, memanipulasi konten dan mengakses speaker komputer serta webcam untuk merekam audio maupun video.

Virus ini adalah mimpi buruk dari segala mimpi buruk bagi computer security.

12.  Storm Worm – 2006
Virus komputer jenis Trojan House kali ini dapat mematikan dan sangat merusak bagi perangkat Anda. 

Storm Worm adalah software berbahaya yang pertama kali muncul pada tahun 2006 dan menyebar lewat pesan elektronik alias email yang di dalamnya disertakan sebuah link.

Banyak pengguna komputer mengeluh bahwa mereka menerima email spam dengan pesan “230 dead as storm batters Eropa”.

Jika pengguna mengeklik link tersebut akan menyebabkan virus komputer Storm Worm menginfeksi komputer dan memungkinkan komputer dikendalikan dari jarak jauh untuk menyebarkan email spam di internet.

13.  Trojan (2006)
Trojan Horse atau Kuda Troya dikenal juga dengan sebutan virus Trojan. Virus ini menyerang komputer secara diam-diam (stealth) dan seringkala menampakkan seolah-olah program baik-baik saja.

Ketika pengguna komputer lengah, virus ini bertindak agresif merusak sistem dan membuat sistem crash.

Virus komputer ini bertujuan mencuri informasi dari target seperti password yang tercatat di otomatis di komputer. Trojan juga bisa dikendalikan dari komputer penyerang. 

Virus Trojan biasanya muncul melalui internet dan juga email yang diterima oleh user. Anda bisa mengatasi virus ini dengan memakai software Trojan Remover.


14.  Zeus (2007)
Kit malware yang menargetkan informasi pribadi sangat banyak tersebar di dunia maya.

Zeus sendiri sudah diperdagangkan oleh penjahat cyber saat ini, dan dijual di jaringan bisnis kejahatan cyber.

Virus ini mampu mencuri password serta file Anda.

15.  Agen.btz – 2008
Malware atau virus komputer yang berhasil mengacaukan sistem keamanan Pentagon ini bahkan sampai membuat Pentagon mendirikan departemen militer US Cyber Command untuk mengatasi agent.btz.

Disebarkan melalui thumb drive lalu menginstal malware dan mencuri data-data penting. Agent.btz ini juga dikenal sebagai Agent.AWF yang menyerang sistem operasi Microsoft Windows.

16.  Conficker – 2008
Virus Conficker masuk dalam kategori virus komputer yang sangat berbahaya karena penyebarannya yang sangat cepat.

Conficker ditemukan pada Oktober 2008. Selain Conficker, virus komputer ini juga dikenal dengan nama Downup, Domnadup, Win32/Conficker.C, dan virus Kido.

Virus komputer ini menyebar melalui OS Microsoft Windows dan paling banyak menyerang OS Windows XP.

Heinz Heise memperkirakan Conficker telah menginfeksi 2.5 juta PC pada 15 Januari 2009, sementara The Guardian memperkirakan 3.5 juta PC terinfeksi.

Kemudian pada tanggal 16 Januari 2009, virus komputer ini telah menginfeksi hampir 9 juta PC dan menjadikannya sebagai salah satu infeksi yang paling cepat menyebar dalam waktu singkat.

Pada tahun 2009, sebuah worm komputer baru menjangkiti jutaan PC berbasis Windows di seluruh dunia, worm ini mampu mencuri data finansial dan informasi lainnya.

Kompleksitas yang dimiliki worms ini membuatnya sulit untuk dihentikan. Worms ini adalah Virus Conficker.

Tujuan pembuatan Conficker adalah untuk mengacaukan ahli keamanan dengan mengacaukan configuration setting.

17.  Stuxtnet – 2010
Virus komputer Stuxnet adalah salah satu virus komputer paling berbahaya yang menjadi awal dari perang cyber di internet.

Virus jenis malware ini muncul pada pertengahan tahun 2010. Menyerang Sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA).

Stuxnet telah merusak mesin di fasilitas pengayaan uranium Natanz Iran. Badan Energi Atom Internasional menyatakan bahwa Stuxnet menyebabkan sejumlah besar kerusakan mesin cuci uranium raksasa Iran.

Stuxnet ditemukan pada tahun 2010, dan diyakini sudah menginfeksi komputer Iran pada tahun 2009. Stuxnet sering disebut sebagai senjata super dunia maya yang pertama.

Bukan hanya berdampak besar ke fasilitas Iran, virus ini juga menyebar dan menyebabkan kekacauan di jaringan internet seluruh dunia yang pada akhirnya menyebabkan kekacauan yang lebih besar.

Symantec sebagai sebuah perusahaan antivirus terkenal menyebutkan bahwa virus komputer Stuxnet lebih besar 50 kali lipat dari virus komputer biasa dan mereka belum berhasil menemukan sumber virus tersebut.

18.  Duqu – 2011
Duqu diduga memiliki hubungan dengan virus komputer Stuxnet. Nama Duqu diberikan oleh peneliti Boldizsar Hungaria Bencsath dari Laboratory of Cryptography and System Security (CrySyS Lab) di Budapest University of Technology and Economics, Hungaria.

Peneliti tersebut menganalisa malware ini dan menulis laporan sebanyak 60 halaman dengan menamakannya sebagai virus Duqu.

Virus komputer ini dapat mengubah nama file data dalam komputer dengan awalan “~DQ”. 
Malware ini ditemukan pada awal September 2011.

19.  Flame aka Flamer aka sKyWIper – 2012
Flame atau Flamer dianggap sebagai virus tercanggih yang ditemukan pada tahun 2012, hampir sama berbahayanya dengan virus komputer Stuxnet.

Virus komputer Flame digunakan sebagai senjata cyber untuk menyerang beberapa entitas di suatu negara.

Awalnya ditemukan sebagai senjata yang menyerang komputer milik pejabat Iran namun malah menyebar ke mancanegara.

Setelah ditemukan menginfeksi sejumlah sistem komputer di negara-negara Timur Tengah seperti Palestina, Israel, Lebanon, dan Suriah.

Flame berukuran besar dan bisa masuk ke dalam sistem hingga menyebar menjadi banyak bagian-bagian kecil.

Jika terjangkit virus komputer ini, maka komputer otomatis mengunduh file sebesar 6 MB yang berisi sekitar setengah lusin modul kompresi lain yang berada di dalamnya.

Virus ini begitu besar dan bisa masuk ke dalam sistem hingga menyebar menjadi banyak bagian-bagian kecil.

Virus itu dapat berhenti beroperasi setelah ia terdeteksi oleh operator pengguna atau publik, hal ini dilakukan “sang virus” karena operator memiliki kemampuan untuk mengirim modul atau aplikasi yang dapat membunuh sang virus.

20.  BlackShades – 2014
BlackShades, virus komputer yang terbilang baru ini menjangkiti lebih dari 100 negara dan menyerang perangkat lunak pada komputer. Virus komputer bekerja dengan cara mengambil alih komputer.

Virus BlackShades atau yang disebut juga BlackShader ini memungkinkan hacker untuk mencuri informasi pribadi, mencegat pesan penting dan membajak kamera pada komputer atau webcam untuk digunakan secara diam-diam demi kepentingan hacker tersebut.

Inilah virus komputer paling berbahaya yang paling baru.

Virus ini berjenis ransomware, yaitu sejenis malware yang menyerang komputer dengan cara mengunci komputer milik korban dengan mengenkripsi semua file sehingga si pemilik komputer tidak bisa mengaksesnya lagi.

Mengutip The Independent, Europol mencatat ada sekitar 200.000 korban WannaCry yang tersebar di 150 negara.

Virus ini mengincar PC berbasis windows. Si pengirim virus meminta tebusan 300 dollar Amerika Serikat dalam bentuk bitcoin atau uang digital bila si pemilik komputer ingin membuka lagi data mereka yang terkena virus.

Dibandingkan ransomware jenis lain, WannCry dinilai lebih berbahaya karena memakai senjata siber milik intelijen Amerika Serikat, NSA yang telah diretas peretas berkode Shadow Broker.

Agar terhindar dari serangan WannaCry, ada baiknya pemilik komputer menyimpan cadangan data penting ke tempat yang tidak terhubung dengan jaringan internet.

Perbarui pula software antivirus di komputer dan anti ransomware.

Itulah beberapa virus komputer yang paling ganas sepanjang sejarah. Agar komputer kamu bisa menghindari serangan virus, terutama virus WannaCry, lakukan beberapa hal berikut ini seperti diungkapkan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII):
a)     Sebelum menyalakan komputer, cabutlah kabel data (LAN) yang tersambung dan matikan WiFi di sekitar komputer yang dapat tersambung otomatis.
b)    Setelah kamu pastikan komputer aman dan tidak tersambung ke internet, nyalakan komputer dan lakukan pencadangan data ke Hard Disk Portable atau USB Flash Drive.
c)     Unduh security patch dari komputer yang berbeda melalui komputer dengan sistem operasi nonWindowds di https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010 dan baca panduannya di https://blogs.technet.microsoft.com/msrc/2017/05/12/customer-guidance-for-wannacrypt-attacks/.
d)    Setelah selesai melakukan backup dan flash drive/Hard Disk portable disimpan dengan aman secara terpisah, pada komputer yang bersangkutan dapat dilakukan update melalui file yang telah diunduh pada langkah terdahulu.
e)     Silakan melakukan aktivitas dengan komputer seperti biasa setelah berhasil melakukan security update yang diperlukan.
f)      Selalu berhati-hati membuka tautan di internet, email, atau media sosial yang mencurigakan atau yang tidak kamu kenal.



1.     Memory pada drive Anda menyusut secara tiba – tiba
Ciri – ciri komputer anda terkena virus yang pertama adalah menyusutnya memory anda secara mendadak, padahal anda tidak mencopy atau menginstall aplikasi baru.

Hal ini bisa saja disebabkan karena virus tersebut sudah menginstall dirinya sendiri sehingga dapat memakan banyak RAM komputer Anda.

Hal ini akan menyebabkan memory pada disk drive Anda akan mengecil dan berkurang sangat banyak.

2.     File anda banyak mengalami kerusakan / corrupt
File corrupt merupakan beberapa gejala yang merupakan ciri – ciri dari terinfeksinya satu atau lebih virus di dalam komputer Anda.

Biasanya virus dapat secara sengaja menghilangkan ataupun mereplace file default anda, sehingga hal ini akan menyebabkan file anda mengalami corrupt atau mengalami gejala missing files.

Biasanya ketika file sudah hilang, maka yang bisa dilakukan adalah melakukan restore total, agar file tersebut bisa kembali.

Dengan catatan kerusakan memang terjadi karena virus, dan bukan merupakan kerusakan dari hardware.

3.     Harddisk mengalami corrupt
Harddisk Anda pun bisa saja mengalami corrupt dan menunjukkan gejala yang tidak biasa.

Salah satu yang mungkin bisa terjadi adalah format dari harddisk yang berubah, ataupun harrdisk atau portable storage, seperti flash drive menjadi terkunci dan tidak bisa digunakan.

4.     File – file hilang / ter-hidden
Virus bisa membuat file – file yang terdapat di dalam harddisk anda menjadi hilang atau tersembunyi.

Ketika dilakukan scan, file dan folder akan terdeteksi, namun tidak dapat anda akses.

Untuk mengakses file tersebut kembali anda harus menggunakan command prompt untuk menghilangkan atribut Hidden dan Archive yang secara sengaja dilakukan oleh virus komputer tesebut.

5.     Kinerja komputer menjadi melambat
Ciri – ciri lainnya dari virus yang sudah mulai menajalar ke komputer Anda adalah menurunnya kinerja komputer secara drastis.

Hal ini disebabkan karena virus memakan banyak sekali memory dan juga RAM pada komputer anda, sehingga sisa space yang ada pada RAM dan juga harddisk menjadi semakin sedikit.

Hal in iberpengarh terhadap melambatnya kinerja komputer anda. Selain itu, virus juga bisa saja menyebabkan CPU menajadi panas, karena bekerja secara berlebihan dan tidak terkontrol

6.     Komputer mengalami self restart atau mati secara mendadak
Self restart dan mati secara mendadak juga merupakan salah satu ciri – ciri komputer terkena virus di dalam sistem komputer Anda.

Bahkan efek lain adalah komputer sering hang. Biasanya, hal ini sering terjadi ketika virus sudah mulai banyak menjangkit komputer Anda.

Komputer Anda akan sering mengalami self restarting, ataupun tiba – tiba mati mendadak .

7.     Ada program yang mungkin tidak bisa berjalan seperti biasa
Terkadang, virus yang menjangkiti komputer anda juga dapat menyebabkan sebagian aplikasi yang anda miliki tidak dapat berjalan dengan sempurna dan mengalami corrupt.

Hal ini berhubungan erat dengan adanya missing file pada direktori software tersebut, sehingga hal ini dapat menyebabkan suatu software tidak dapat berjalan seperti biasa, dan mengalami corrupt.

8.     Antivirus mendadak off
Biasanya, virus juga memiliki kemampuan yang pintar, karena bisa melakukan non-aktifasi antivirus.

Dengan kemampuan ini, virus dapat membuat antivirus yang sudah terinstall pada komputer Anda mati secara tiba – tiba.

Yang lebih gawat lagi adalah, Anda pun kemungkinan bisa saja tidak dapat menyalakan dan mengkatifkan kembali proteksi dari antivirus Anda.

9.     Muncul pesan atau notifikasi aneh seperti bahasa alien
Terkadang, hal ini sering terjadi pada website atau email, dimana virus yang masuk ke dalam jaringan berhasil menjangkiti komputer Anda.

Kemudian akan secara otomatis menampilkan pesan – pesan tertentu yang asing bagi Anda, seperti tulisan dengan bahasa yang aneh, sangat mengganggu karena dapat muncul secara tiba – tiba ketika sedang menggunakan komputer Anda.

10.            Kemunculan file aneh di dalam komputer anda
Ciri – ciri lainnya yang paling umum terjadi apabila komputer anda terjangkit virus adalah kemunculan file – file aneh di dalam komputer anda.

Biasanya, file – file tersebut akan muncul tanpa anda sadari, dan bisa berupa file berextensi .EXE .CONF .DLL dan masih banyak lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

41 Istilah Kamera Digital yang Perlu Diketahui Para Pecinta Fotografi

Banyak orang yang menyukai kamera digital. Bukan saja mereka yang berprofesi fotografer, atau mereka yang hobi fotografi. Ternyata k...