Senin, 22 Januari 2018

9 Cara Efektif untuk Mengatasi Dampak Negatif Gadget pada Anak Anda

dampak negatif gadget pada anak

Banyak orang tua yang memberikan gadget kepada anaknya. Tujuannya mengenalkan teknologi gadget sejak dini kepada anak.

Ada juga yang bertujuan agar orang tua lebih leluasa beraktivitas tanpa perlu terus menerus mendampingi anak.

Namun sebagai orang tua, Anda harus mengetahui bahwa gadget membawa dampak negatif bagi anak

Adapun dampaknegatif gadget pada anak, diantaranya :

1)   Gadget memberi stimulasi yang buruk bagi pertumbuhan otak anak.
Diantaranya defisit perhatian, gangguan kognitif, kesulitan belajar, impulsif. Dan kurangnya kemampuan mengendalikan diri.

2)   Gadget menghambat perkembangan anak.
Karena anak yang menggunakan gadget kurang bergerak.

3)   Gadget meningkatkan resiko obesitas pada anak.
Karena anak lebih banyak menghabiskan waktunya dikamar

4)   Gadget menyebabkan gangguan tidur pada anak.
Berdasarkan hasil studi, 75 persen anak-anak usia 9-10 tahun yang menggunakan gadget di kamar tidur mengalami gangguan tidur.

5)   Gadget menimbulkan penyakit mental pada anak.
Diantaranya depresi, kecemasan, defisit perhatian, autisme, gangguan bipolar, dan gangguan perilaku pada anak.

6)   Gadget membuat anak menjadi agresif.
Hal ini dipengaruhi game dan tayangan yang berisi pembunuhan, pemerkosaan, penganiayaan, dan kekerasan lainnya

7)   Gadget menyebabkan penurunan daya konsentrasi dan ingatan pada anak

8)   Gadget menyebabkan kecanduan pada anak.
Hal ini dipicu kurangnya perhatian orang tua

9)   Gadget menyebabkan anak terpapar radiasi.
Karena otak dan sistem imun yang masih berkembang, membuat anak lebih sensitif terhadap radiasi

10)       Gadget menyebabkan gangguan pada mata anak.
 Layar gadget menyebabkan menyebabkan mata jadi buram dan kering.

11)       Gadget menyebabkan sakit pada beberapa bagian tubuh.
Biasanya bahu, leher, punggung, tangan dan jari.

12)       Gadget menyebabkan kemampuan bersosialisasi pada anak berkurang.
Karena anak kurang melakukan interaksi dengan orang lain.

13)       Pendidikan melalui gadget tidak akan berkelanjutan bagi anak. Karena pendidikan yang berasal dari gadget tidak bisa bertahan lama dalam ingatan anak.
         
Tentu saja dengan berbagai dampak negatif  yang ditimbulkan oleh gadget ini kepada anak.
Anda sebagai orang tua harus mencari cara untuk mengatasinya.

Oleh karena itu untuk mengatasi dampak negatif gadgetpada anak  , gunakan cara-cara berikut ini :

1.  Apabila pada malam hari anak jadi susah tidur karena gadget, berlakukan kegiatan tanpa gadget  1-3 jam sebelum tidur.
membaca bersama anak

Isilah waktu tersebut dengan membaca buku bersama-sama, atau menceritakan dongeng-dongeng yang bermanfaat bagi mereka.
Atau berikan buku bacaan bagi anak agar minat bacanya tumbuh.

Agar anak senang dengan buku, ikuti tips memilih buku bacaan bagi anak berikut ini.

1)   Pilih jenis buku yang struktur kalimatnya pendek dan singkat. Agar anak mudah mengingatnya

2)   Agar anak mudah mengenali setiap kosa kata yang terdapat pada buku, berikan anak buku cerita atau dongeng yang sering Anda baca sebelum si anak tidur

3)   Berikan buku yang berkualitas bagi anak. Pilih jenis buku dengan merk dan penulis terkenal

4)   Untuk memudahkan anak dalam memahami isi buku, pilih buku yang memiliki gambar menarik serta berkaitan dengan isi cerita.

5)   Agar anak semakin tertarik dan bersemangat dalam belajar membaca, berikan buku yang berkaitan dengan minatnya

6)   Ajak anak ke toko buku dan berikan kesempatan pada anak untuk memilih sendiri buku yang disukainya.

7)   Untuk menstimulus keceradasan dan melatih kemampuan berpikir anak, pilih buku yang berisi sususan gambar atau mencocokan jenis warna

8)   Buku untuk anak hendaknya memiliki konten yang mendidik  dengan gambar yang menarik  dan berwarna mencolok


2.  Orang tua lebih sering membawa anak-anak untuk melakukan aktivitas fisik seperti :
aktivitas fisik bersama anak

1)   Bermain bola bersama
2)   Berenang bersama
3)   Bermain sepeda bersama
4)   Mengajak anak jalan-jalan di taman kota dekat rumah.
5)   Berkreasi dengan foto-foto lama dengan membuat scrapbook
6)   Berkeliling kota dengan transportasi umum
7)   Mengajak anak merapikan rumah atau menata ulang rumah
8)   Mengajak anak berkebun bersama
9)   Mengajak anak masak bersama
10)               Mengajak anak berkemah di halaman
11)               Mengajak anak bermain permainan tradisional
12)               Mengajak anak ke museum
13)               Mengajak anak bermain bowling
14)               Mengajak anak piknik
15)               Mengajak anak outbond
16)               Mengajak anak mencuci mobil
17)               Kegiatan lain yang membuat anak banyak bergerak.


3.   Orang tua mengajarkan anak untuk menjaga jarak pandang antara mata dan layar.
menjaga jarak pandang antara mata dan layar

Atur juga tingkat terangnya,  jangan sampai terlalu terang.
Jangan lupa menyuruh anak untuk beristirahat setiap 10 – 20 menit sekali.

1)   Buka menu Pengaturan – Tampilan - Layar – Kecerahan

2)   Aturlah tingkat kecerahan layar dengan menggeserkan tanda titik pada garis pengaturan

3)   Sesuaikan kecerahan layar sesuai yang diinginkan.

4.  Untuk mengurangi dampak leher terlalu lama mendongak, ajarkan anak  posisi yang baik menggunakan gadget.
posisi yang baik menggunakan gadget

Hindari cara penggunaan gadget yang salah berikut ini :
a)   Kepala Menunduk dengan Smartphone di Bawah
Posisi ini membuat menunduk terlalu lama, sehingga berbahaya untuk kesehatan leher.
Apalagi dalam waktu penggunaan hingga satu jam lebih.

b)   Memangku Laptop dengan Kaki Menyilang
Posisi ini memaksa untuk membungkuk dan menunduk.
Jika terlalu lama akan menyebabkan kaku dan sakit di leher serta punggung (Tech Neck)

c)   Senderan Main Tablet di Kasur
Posisi ini akan menyebabkan sakit punggung dan leher.

d)   Tablet di Bawah, Badan di Atas Kursi atau Kasur
Posisi ini akan menyebabkan sakit kepala berkepanjangan.
Karena posisi ini memaksa darah mengalir ke kepala lebih cepat. Otot leher pun dipaksa menopang berat bobot kepala

e)   Tengkurap dengan Mengangkat Kaki
Posisi ini akan menyebabkan kram.
Karena posisi ini membuat tekanan darah menuju jari-jari tangan akan terhambat oleh posisi siku yang tertahan lantai.
Lama kelamaan jari akan kehilangan tenaga untuk menggenggam gadget.


5.  Orang tua berlatih berbagai hal untuk bisa membuat anak menjadi tenang tanpa harus memanfaatkan gadget.
bermain bersama anak

Orang tua harus kreatif mengalihkan perhatian anak dari gadget.
Kegiatan berikut ini layak untuk dicoba :
1)   Menyambungkan barang-barang yang bentuknya macam-macam.

2)   Bermain karakter film yang paling anak suka.

3)   Masak-masakan dengan bahan alami seperti tanah dan dedaunan.

4)   Membuat balon air sabun

5)   Belajar warna, dan berhitung di alam.
Gunakan dedaunan, bunga, ranting, hewan, tanah, dan bebatuan

6)   Belajar sains sederhana.
Membuat gunung meletus dari baking soda dan cuka.

7)   Mencari serangga, dedaunan, bunga, yang ada disekitar rumah.
Lalu menelitinya satu persatu dan mengenalnya lebih dalam dengan bantuan buku atau internet

8)   Gelapkan lampu, dan bermain dengan senter.
Membuat pertunjukkan dengan bentuk tangan, atau bahkan membolong-bolongi kertas dan membuat rasi bintang.

9)   Membuat prakarya dari barang bekas.
Gunakan kardus, styrofoam, botol bekas, gulungan tisu, dan barang lain yang tak terpakai dirumah

10)               Membuat mainan dari tanah liat.
Biarkan mereka bebas berekspresi dan berkarya.

11)               Melukis kaos yang sudah tidak dipakai dengan spidol warna-warni atau kuas dengan aneka warna cat.


6.   Membatasi waktu anak dalam penggunaan gadget, agar anak punya waktu berinteraksi langsung dengan orang lain.
berinteraksi dengan teman

Asosiasi dokter anak Amerika Serikat dan Kanada menetapkan aturan berikut :
a)   Anak usia 0-2 tahun sama sekali tidak terpapar gadget.

b)   Anak usia 3-5 tahun dibatasi satu jam per hari

c)   Anak usia 6-18 tahun dua jam per hari

Lakukan kegiatan berikut ini, agar anak bisa berinteraksi dengan orang lain :
a)   Mengajak anak mengunjungi saudara atau teman lama

b)   Melakukan kegiatan bersama teman-teman atau saudara. Ciptakan  kelas menggambar, teater, atau memasak.

c)   Berbagi kue dengan tetangga dan orang-orang disekitar.

d)   Undang beberapa teman anak ke rumah untuk minum teh. Siapkan teh hangat, biskuit atau cake


7.  Orang tua mengawasi anak yang menggunakan sosial media. Lakukan diskusi dengan anak tentang cara-cara bersosial media yang baik.
mengawasi anak bersosial media

Hasil penelitian yang dilakukan Pew Research  terhadap remaja (usia 13-17 tahun),
mengungkapkan :
a)   89 persen menggunakan setidaknya satu situs media sosial atau aplikasi

b)   71 persen menggunakan dua atau lebih situs media sosial atau aplikasi

Untuk mengawasi anak dalam menggunakan sosial media , gunakan tips-tips berikut ini :
1)   Orang tua harus paham media sosial yang digunakan anak

Media sosial yang aktif dan populer digunakan anak, yakni Facebook, Twitter, Instagram, SnapChat, Path, dan Line.

Luangkan waktu agar dapat mengerti seluk-beluk dan perbedaan di antara media sosial yang aktif digunakan anak.


2)   Orang tua harus menjadi panutan bagi anak di dalam menggunakan media sosial.

Berikan contoh update akun media sosial yang baik sebagai sarana untuk melatih anak menggunakan media sosial dengan baik.

3)   Batasi usia anak untuk memiliki akun media social sesuai ketentuan

Misalnya Facebook memberikan batas umur 13 tahun untuk membuat akun di Facebook.

4)   Bicarakan langsung dengan anak bahaya dan konsekuensi media sosial yang mungkin timbul.


Kebanyakan anak berpikir bahwa media sosial adalah tempat untuk mencurahkan isi hati atau sekedar mengikuti tren seperti teman-temannya.

Peringatkan mereka untuk tidak berkata kasar atau terlalu eksperesif dalam mengungkapkan perasaan.

Karena dari hal tersebut akan timbul hal-hal yang tidak diinginkan.

5)   Tempatkan PC/Komputer di ruang yang bisa diawasi orang tua

6)   Orang tua perlu menetapkan aturan tegas, seperti :
a)   Lamanya waktu bagi anak untuk bermain dengan internet.

b)   Membolehkan anak aktif di media sosial setelah mengerjakan PR dan di hari libur.

7)   Gunakan fitur yang dapat memantau kegiatan anak selama menggunakan gadget.

Hal ini tentunya sangat membantu dan memudahkan orang tua dalam memberikan pengawasan kepada anak.

8)   Orang tua mendisiplinkan diri untuk mengecek gadget anak secara teratur.

Dengan hal ini akan meminimalisir efek negatif yang mungkin anak dapatkan secara tidak sengaja di dunia online.

9)   Orang tua harus mengetahui kata sandi apa yang anak pakai di setiap media sosial yang mereka ikuti. Agar dapat memeriksanya jika diperlukan


8.  Menghindari anak dari media maupun game yang menampilkan perilaku-perilaku tindak kekerasan fisik dan seksual.

Anak tidak bisa dipisahkan dari game. Oleh karena itu Anda harus pandai memilih game yang mengandung unsur pendidikan.

Daftar game berikut ini bisa Anda jadikan referensi dalam memilih game yang baik untuk anak :

Game ini mengusung tema proses kelahiran bayi.

Hal ini akan mengajarkan asal muasal bayi kepada anak serta cara merawatnya.

Jangan lupa untuk mendampingi sambil menjelaskan poin penting tentang peran ibu.

Serta menanamkan rasa menyayangi serta peduli pada adik.

Game ini mengajarkan anak untuk lebih mengenal nama-nama binatang berdasarkan gambar dan suara yang di keluarkan.

Game ini mengenalkan anak huruf hijaiyah/huruf arab.

Fitur-fiturnya:
a)   Menampilkan huruf hijaiyah disertai cara melafalkannya

a)   Latihan menghafal huruf hijaiyah dengan berbagai tingkat level

b)   Kuis menemukan berbagai huruf hijaiyah .

c)   Memberi warna berbagai huruf hijaiyah.

Game ini membantu anak dalam belajar menghitung dan mengenal angka.

Selain itu, game ini juga akan mengenalkan nama-nama satwa.

5)   Anak Cerdas
Game ini memiliki materi yang cukup lengkap.

Bukan hanya materi matematika saja, melainkan juga pelajaran Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Sains.

Game ini mengajak anak untuk belajar berhitung dengan berbagai karakter hewan-hewan lucu yang sangat menyenangkan

Game ini bertema memelihara hewan.  

Anak diasah untuk belajar tanggung jawab terhadap binatang peliharaan miliknya.

Antara lain memberi makan dan merawat binatang peliharaan.

8)   Aniworld
Game ini mengenalkan beragam hewan-hewan peliharaan.
Serta mengenal jenis makanan yang cocok untuk hewan ternak.

Game ini memberikan pembelajaran untuk anak supaya bisa mengenal beragam nama sayuran dan buah-buahan.

10)               Belajar Mewarnai Untuk Anak
Game ini memberikan pengetahuan tentang warna warni untuk anak

11)               ABC PreSChool PlayGround Free
Game ini melatih anak untuk belajar menulis nama-nama dengan sangat mudah dan efisien

12)               Animals Puzzle For Kids
Game ini bisa melatih syaraf-syaraf motoris halus yang telah dimiliki oleh anak

Selain itu meningkatkan kecerdasan otak anak.
Khususnya dalam menyelesaikan setiap masalah sehari-sehari yang bakalan sering dihadapinya.

13)               Toddler Counting 123 kids Free
Game ini melatih anak agar pandai dan tanggap dalam menghitung.
    
14)               Animal Sounds
Game ini dikhususkan agar anak belajar suara binatang.

15)               Thomas & Friends: Go Go Thomas
Game ini melatih kecepatan dan ketangkasan untuk anak

16)               Cake-Maker
Game ini mengajak anak untuk membuat berbagai macam olahan dan bentuk kue.
Game ini juga mengajarkan cara menyiapkan bahan dan juga cara menghiasi kue.

17)               Kids Preschool Puzzle Lite
Game ini mengajarkan anak cara memasang puzzle.

Karena didalam puzzle tersebut terdapat beberapa benda maka anak juga belajar mengenal benda.

18)               Cut The Rope
Game ini melatih agar anak pandai dalam menentukan keputusan dan strategi.

Dengan cara memikirkan bagaimana cara memotong tali dengan momen yang tepat


memberikan perhatian pada anak

Karena kesibukan orang tua terkadang meluangkan waktu bersama anak seringkali merupakan hal yang sulit.

Namun itu adalah salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk melindungi keluarga dan rumah tangga Anda.

Oleh karena itu ketika Anda memiliki waktu luang bersama anak. Gunakan sebaik mungkin untuk memberi perhatian.

Tapi yang lebih ironis ketika Anda punya waktu luang, Anda bingung bagaimana memberikan perhatian kepada anak

Kegiatan berikut ini dapat Anda lakukan sebagai bentuk perhatian kepada anak :

1)   Melakukan tugas rumah bersama seperti melipat pakaian, membersihkan kamar mandi, atau menyiangi kebun

Menciptakan waktu untuk berbicara dan memberikan pengajaran yang lembut.

2)   Memasak bersama. Tugaskan setiap anak sehari dalam seminggu untuk membantu memasak

Kesempatan ini memungkinkan Anda memiliki waktu empat mata dengan setiap anak

Disamping itu memungkinkan Anda mengajarkan keterampilan hidup yang akan bermanfaat bagi mereka ketika mereka dewasa nanti

3)   Berolahraga bersama. Dengan berolahraga bersama anak-anak , Anda mengajarkan mereka pentingnya berolahraga.
Pilihlah olahraga kegemaran anak agar mereka senang melakukannya.

4)   Berbelanja bersama. Sebagian anak ikut Ayah dengan separuh daftar belanjaan, dan sebagian lagi ikut ibu.

Kemudian berlomba untuk menyelesaikan daftar belanja tersebut.

5)   Makan bersama. Kesempatan ini adalah waktu yang tepat untuk percakapan berkualitas.

6)   Meluangkan beberapa menit sebelum anak tidur di malam hari

Datangi kamar mereka dan luangkan beberapa menit berbicara dengan mereka.

Hal ini memungkinkan anak tahu bahwa Anda peduli.

7)   Membaca buku bersama. Selain untuk berlatih membaca, berpelukan bersama sambil mendengarkan cerita fantastis sangatlah menyenangkan

8)   Bermain bersama. Ini bukan hanya soal bermain dan menang, ini adalah waktu ketika Anda dapat duduk bersama dan tertawa bersama.

9)   Melakukan kerajinan bersama. Tidak hanya menyenangkan bagi anak.

Juga menyenangkan bagi Anda bisa melihat sisi kreatif mereka.

10)               Mengerjakan PR bersama. Duduklah bersama anak dan bahaslah PR bersamanya.

Ini adalah kesempatan bagus untuk membina hubungan baik antara Anda dan anak

Mendengarkan anak-anak  adalah salah satu karunia terbesar yang dapat Anda berikan kepada mereka.

Namun, anak tidak selalu siap untuk berbicara ketika Anda siap.

Oleh karena itu penting untuk mengenali momen-momen ketika anak ingin berbicara dengan Anda, dan Anda selalu siap untuk mendengarkan mereka. 




Jika ingin membagikan artikel ini, silahkan klik tombol share di bawah ini

2 komentar:

  1. Gadget memang mudah mempengaruhi mindset serta karakter anak.... Lumayan tips nya. Bisa dipraktekkan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih kunjungannya mas @Rahman Kamal

      Hapus

Kolom Komentar Blog Kamu Bermasalah? Ganti Aja Dengan Disqus

Beberapa bulan lalu komentar blog ini bermasalah Tidak bisa membalas komentar orang yang sudah berkomentar Lalu saya coba googling u...