Minggu, 15 Oktober 2017

Bahasa Pemrograman C : Fungsi, Alasan Memakai, Kelebihan dan Kekurangan, Kerangka Dasar, Versi, Sejarah Bahasa Pemrograman C

bahasa pemrograman c

Bahasa C adalah bahasa pemrograman yang khusus diciptakan dengan tujuan agar programmer  dapat mengakses seluruh internal register, I/O slots, dan absolute address dari sebuah komputer.
Bahasa C bisa digunakan untuk merekayasa program untuk segala kebutuhan, baik untuk aplikasi bisnis, matematis atau bahkan game.  

Berbagai compiler bahasa pemrograman juga dikembangkan menggunakan bahasa C. Sebagai contoh, compiler untuk bahasa pemrograman PHP dan Aplikasi MySQL. 
Bahasa C adalah sebuah bahasa pemrograman yang sangat powerful. Hampir semua aplikasi bisa dibuat menggunakan bahasa pemrograman C.

A.   Fungsi Bahasa Pemrograman C
Bahasa C merupakan bahasa yang biasa digunakan untuk keperluan pemrograman sistem, antara lain untuk membuat: 
1.     Assembler

 2.     Interpreter

3.     Compiler

4.     Sistem Operasi

6.     Editor
7.     Paket Program Aplikasi


B.   Alasan Memakai Pemrograman C
1.     Bahasa C merupakan bahasa pemrograman yang populer, sehingga banyak melahirkan para programmer bahasa C. 

Dengan banyaknya programmer bahasa C, maka pemecahan masalah yang berkaitan dengan bahasa C mudah ditemukan solusinya.
2.     Program yang dibuat dengan bahasa C dapat dijalankan di platform lain dengan sedikit perubahan atau bahkan tanpa adanya perubahan.
3.     Bahasa C dapat digunakan untuk menulis dan mengembangkan berbagai jenis program mulai dari operating system, word processor, graphic processor, spreadsheets, ataupun kompiler untuk suatu bahasa pemrograman.

C.   Kelebihan dan Kekurangan Bahasa C
Kelebihan Bahasa C
1)    Banyak memiliki operator untuk mengolah / memanipulasi data.
 2)    Bahasa C termasuk sebagai bahasa yang terstruktur sehingga program dapat lebih mudah dipahami atau dikembangkan.
 3)    Bahasa C lebih mudah dimengerti karena lebih mirip kepada bahasa manusia.
 4)    Mengenal data pointer.
 5)    Bahasa C tersedia hampir di semua jenis computer.
6)    Kode bahasa C sifatnya adalah portable dan fleksibel untuk semua jenis computer.
7)    Bahasa C hanya menyediakan sedikit kata-kata kunci, hanya terdapat 32 kata kunci.
8)    Proses executable program bahasa C lebih cepat.
9)    Dukungan pustaka yang banyak.
10)           C adalah bahasa yang terstruktur
11)           Bahasa C termasuk bahasa tingkat menengah

Kekurangan Bahasa C
1)    Banyaknya operator atau cara penulisan program kadang menimbulkan kebingungan para pemakainya.



2)    Perlunya ketelitian dalam penulisan program karena perintah (statement)dalam bahasa C bersifat case sensitiv (huruf kapital dan huruf kecildibedakan.Kekurangan-kekurangan tersebut akan banyak terjadi pada awal-awal mempelajari bahasa C. 

3)    Bagi pemula pada umumnya akan kesulitan menggunakan pointer


D.   Kerangka Dasar Pemrograman C
Kerangka Dasar Bahasa C adalah sebagai berikut :
1.     Fungsi Main().
Fungsi main merupakan fungsi utama yang wajib ada pada saat kita membuat program dengan bahasa C. 

Dalam bahasa C diperbolehkan untuk membuat fungsi-fungsi lain selain fungsi main() yang bisa mempermudah dalam membuat sebuah program.

2.     Deklarasi Variable
Deklarasian variabel dilakukan untuk mendaftarkan variabel yang akan digunakan dalam program yang dibuat. 

3.     Perintah (Statement)
Perintah adalah deretan program yang dibuat dalam sebuah project.

4.     Akses Library
Akses Library digunakan untuk mengakses library yang diperlukan dalam pembuatan sebuah program.

5.     Komentar
Komentar adalah kalimat yang dicantumkan oleh programmer sebagai catatan kecil, komentar ini tidak ikut diproses.





E.   Versi Bahasa Pemrograman C
Versi bahasa C ini dikenal sebagai ANSI C. Terdapat beberapa versi ANSI C antara lain:

1)    C89: Standar bahasa C pertama yang dirilis oleh ANSI pada tahun 1989. Versi ini dikenal sebagai C89.

2)    C99: Pada tahun 1999, ANSI menambahkan beberapa fitur baru kedalam bahasa C, seperti inline functions, beberapa tipe data baru dan lexible array-members. Versi ini dikenal sebagai C99.

3)    C11: Sesuai dengan namanya, standar C11 diperbaharui pada tahun 2011. Terdapat penambahan fitur-fitur baru, sepert macros, atomic operations, dan anonymous structures yang tidak terdapat di C99.


F.    Aturan Umum Penulisan Bahasa C
1.     Membedakan penulisan huruf besar dan kecil.
2.     Untuk memberi komentar pada suatu statement (keadaan), dapat menggunakan /* di awal dan */ di akhir atau // dalam satu baris.
3.     Awal dan akhir subroutine atau fungsi harus diapit kurung kurawal ({ })
4.     Setiap statement harus diakhiri tanda titik koma, kecuali statement yang diawali oleh tanda kres “#”
5.     Setiap variabel yang digunakan wajib dideklarasikan terlebih dahulu.
6.     Setiap melakukan proses input dan outpu data harus selalu menyertakan format datanya.


G.  Sejarah Bahasa Pemrograman C
Sekitar tahun 1960, Massachusetts Institute of Technology, Bell Labs, dan General Electric bekerjasama mengembangkan sebuah sistem operasi untuk komputer GE-645 mainframe. 
Pada era tersebut sebuah komputer bisa sebesar satu ruangan. Sistem operasi ini dinamakan Multics (Multiplexed Information and Computer Services). 
Kemunculan Multics membawa banyak inovasi, namun bahasa pemrograman yang dipakai cukup kompleks.

Tidak ingin membuang banyak waktu dengan pengembangan Multics, peneliti dari Bell Labs lambat laun meninggalkan project tersebut, diantaranya adalah Ken Thompson, Dennis Ritchie, M. D. McIlroy, dan J. F. Ossanna.

Bell Labs sendiri merupakan sebuah laboratorium multi disiplin ilmu yang berlokasi di Murray Hill, New Jersey, Amerika Serikat. 
Saat itu Bell Labs berada di bawah perusahaan AT&T Corporation (sekarang Bell Labs sudah berada di bawah Nokia: www.bell-labs.com)

Peneliti di Bell Labs mencoba mengembangkan ulang sistem operasi yang lebih sederhana dibandingkan Multics. 

Sistem operasi ini diberi nama Unics (Uniplexed Information and Computing Service), yang kemudian berubah nama menjadi UNIX.

Pada awalnya, sistem operasi UNIX dibuat menggunakan bahasa assembly. Sistem operasi ini pertama kali diimplementasikan ke dalam komputer PDP-7 dan berikutnya ke dalam PDP-11 oleh Dennis Ritchie and Ken Thompson.

Agar lebih sederhana, pengembangan UNIX kemudian diubah menggunakan bahasa pemrograman B, yakni sebuah bahasa yang dibuat oleh Ken Thompson. 

Akan tetapi bahasa B memiliki keterbatasam sehingga beberapa fitur di PDP-11 tidak bisa diprogram. Oleh karena itu dikembangkanlah bahasa pemrograman C. Nama bahasa C dipilih sebagai huruf abjad selanjutnya setelah B.

Bahasa pemrograman C ini dikembangkan antara tahun 1969 – 1972 oleh Dennis Ritchie. 

Yang kemudian dipakai untuk menulis ulang sistem operasi UNIX. Selain untuk mengembangkan UNIX, bahasa C juga dirilis sebagai bahasa pemrograman umum.

Pada tahun 1978, Brian Kernighan dan Dennis Ritchie merilis buku “The C Programming Language”, yang juga sering disebut sebagai “K&R” (singkatan dari nama penulisnya: Kernighan dan Ritchie). 
Buku “The C Programming Language” menjadi standar untuk buku programming modern, dan masih sering dijadikan bahan refensi bahasa C di kalangan akademisi.


Sumber :






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

41 Istilah Kamera Digital yang Perlu Diketahui Para Pecinta Fotografi

Banyak orang yang menyukai kamera digital. Bukan saja mereka yang berprofesi fotografer, atau mereka yang hobi fotografi. Ternyata k...