Rabu, 20 Juli 2016

Headphone : Pengertian, Jenis-Jenis, Sejarah, Tips Membeli, dan Tips Merawatnya



 A.   Pengertian Headphone
Headphone adalah perangkat output suara dengan desain yang diposisikan atau dipasang pada telinga.

Pengertian Headphone

Perbedaan Headset, Headphone, Backphone, Earphone, Handsfree, dan Handset
1.     Headset

Headset
Headset adalah sebuah perangkat seperti bando, memiliki penutup telinga, dan dilengkapi dengan microphone. Headset paling cocok digunakan pada saat bermain game LAN, Webcam-an, VoIP dan game online, karena dengan menggunakan headset, dapat berkomunikasi dengan pemain lain secara lebih leluasa.


2.     Headphone

Headphone
Headphone pada dasarnya tidaklah jauh berbeda dengan headset. Hanya saja, headphone tidak dilengkapi dengan microphone. Headphone sering digunakan untuk mendengarkan musik dari PC.


3.     Backphone

 Backphone
Backphone pada dasarnya memiliki bentuk yang hampir mirip seperti headset dan headphone. 

Namun cara penggunaannya dipasang di bagian belakang kepala dan bagian speakernya dikaitkan ke telinga sehingga tidak jatuh. 

Istilah backphone mungkin jarang terdengar karena memang mirip seperti headphone.


4.     Earphone

Earphone
Earphone adalah perangkat pengeras suara yang memiliki speaker kecil dan digunakan dengan cara menyumbat lubang telinga. Earphone memiliki bentuk yang simpel dan sangat mudah dibawa kemana mana. Dapat digunakan untuk hiburan seperti CD, DVD player, home theater, video games, komputer, dll.


5.     Handsfree

Handsfree
Handsfree adalah perangkat yang terdiri dari earphone dan microphone dimana terdapat fungsi kontrol didalamnya. 

Misalnya untuk menjawab panggilan telepon, memulai memutar musik atau yang lainnya sehingga pengguna tidak langsung menyentuh ponsel. 

Handsfree dapat berupa koneksi nirkabel (bluetooth) atau menggunakan kabel.


6.     Handset

Handset
Handset adalah perangkat elektronik digital (portabe) yang mudah dibawa. Contohnya ponsel, PSP, atau yang lainnya.


B.   Jenis-Jenis Headphone
1.     Jenis Headphones Berdasar Ukuran dan Bentuknya
a.     Over-Ear atau Circumaural
Jenis circumaural memiliki bantalan telinga atau earcups yang menutupi seluruh telinga bagian luar.

Desain ini memiliki keuntungan dapat meredam noise (gangguan suara dari luar) serta memiliki potensi menghasilkan tingkat volume suara dan kualitas suara bass lebih baik.

Kekurangannya adalah dari ukurannya besar, berat, bisa membuat telinga berkeringat sehingga kurang fleksibel. Headphones circumaural juga membuat penggunanya cepat lelah.

Headphones circumaural lebih cocok digunakan di dalam rumah atau di dalam studio. Contoh headphones jenis ini adalah Bose Around Ear 2 329532-0020.

b.     On-Ear atau Supra-aural
Jenis supra-aural mempunyai bentuk relatif lebih kecil daripada circumaural. Contohnya adalah Headphone Sennheiser HD 239. Dimana bantalan telinga atau earcups tidak menutupi seluruh telinga.

Tetapi hanya menempel pada daun telinga. Keuntungannya headphone on-ear memiliki ukuran lebih kecil sehingga lebih fleksibel, mudah dibawa berpergian. Kekurangannya adalah kemampuan meredam noise tidak sebaik desain circumaural.

c.      Earbuds
Istilah earbuds ditujukan pada jenis headphone berukuran kecil. Cara penggunaannya diletakkan pada lubang telinga bagian luar. 

Jenis earbuds cukup bagus dalam meredam noise karena penempatan headphone pada lubang telinga dapat menutup suara dari luar. 

Keuntungannya lain adalah bentuknya sangat kecil. Hanya saja kemampuannya dalam menghasilkan suara tentu saja tidak sebaik tipe circumaural dan supra-aural.

Beberapa contoh earbud diantaranya Earphone Sennheiser MX 170, ZUMREED MAG earphones LITE – Light Green, Earphone Sennheiser MX 985.

d.     In-ear (biasa disebut juga intra-aural atau canal-phones)
Jenis in-ear juga memiliki ukuran kecil, portabel. Tapi berbeda dengan earbuds yang ditempelkan pada lubang telinga bagian luar, headphone jenis in-ear digunakan dengan cara memasukan ke lubang telinga bagian dalam.

Kekurangannya adalah earpiece mudah tertempel kotoran telinga sehingga harus sering dibersihkan. 

Kemampuan meredam noise headphone in-ear mirip dengan earbuds. Baik earbuds maupun in-ear mampu menutup suara dari luar sehingga cukup berbahaya jika digunakan di tempat umum.

Beberapa headphones in-ear diantaranya Earphone Sensonic EVI600 – Cool Grey, Monster Jamz MH-JMZ-IE. 

Sports headphones atau headphones yang didesain untuk olahraga biasanya memiliki desain in-ear. Lihat juga artikel cara membersihkan earphone.


2.     Jenis Headphones Berdasar Desain Earcups
a.     Open-back (bagian belakang earcup terbuka)
Jenis open-back lebih sensitif terhadap suara noise dari luar. Juga membocorkan suara yang dihasilkan oleh headphone ke luar. Tetapi mampu menghasilkan suara lebih natural dengan persepsi arah suara lebih baik.

Untuk penggunaan di luar ruangan dianjurkan menggunakan jenis open-back agar kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar tetap terjaga.

b.     Closed-back (bagian belakang earcup tertutup)
Jenis closed-back memiliki kemampuan meredam noise sangat baik. Hanya saja headphones tipe closed -back mempunyai lingkup suara (sound scape) kurang baik jika dibanding tipe open-back.

Jika anda menggunakan headphones jenis closed-back, anda akan merasakan persepsi arah suara seperti berasal dari dalam kepala. Contoh headphones closed-back yaitu Sennheiser HD 202.

c.      Semi-Open-back
Jenis semi-open-back adalah jenis modern yang menggabungkan kelebihan dari kedua jenis sebelumnya. Ia menghasilkan suara natural, juga dapat meredam noise dari luar walaupun tidak sebaik jenis closed-back.


3.     Jenis Headphones Berdasar Kemampuan Meredam Noise
a.     Peredam-noise passive
Kebanyakan dari model passif adalah jenis canal-phones yang terpasang kuat pada lubang telinga sehingga menutup noise dari luar secara passif.

b.     Peredam-noise aktif
Jenis aktif membutuhkan sumber tegangan untuk digunakan oleh microfon kecil. Microfon mengambil noise dari lingkungan luar, menyaringnya, kemudian memproduksi kembali suara menuju ear phones.

Teknik ini disebut meredam noise aktif. Kebanyakan jenis ini mampu mengurangi noise dari luar sebesar kira-kira 19 desibel. Salah satu yang populer yaitu BOSE QuietComfort 15 – Silver 345442-0010.


C.   Sejarah Headphone
Sejarah awal Headphone/Headset berawal pada tahun 1910 yang dibuat oleh Nathaniel Baldwin. Ia adalah seorang montir listrik dan operator kompresor udara, sebelumnya ia sebagai mahasiswa di Stanford University.

Banyak orang yang belum membutuhkan headphone karena seperti layaknya penemu-penemu pada zaman itu akhirnya ia menjual ke United States Navy. Pada tahun 1919 sensitive airphone digunakan umumnya untuk radio. Keadaannya belum sebagus sekarang.

Gangguan atau noise masih banyak dan kualitas suaranya pun masih kasar atau mentah. Sebelumnya, Amerika Serikat yang mengetahui teknologi penemuan Baldwin itu langsung menggunakan penemuannya, memproduksi 100 buah headset ketika Perang Dunia ke-1 untuk komunikasi dengan pilot. Sehingga pada masa itu produksi headset ditujukan untuk penerbangan. 

Masyarakat semakin sadar atas teknologi ini, pada tahun 1961 pilot-pilot memakai headset karena ringan dan nyaman. Headset pertama kali digunakan untuk pesawat telepon pada tahun 1970.

Di tahun 1986, terdapat teknologi pengurangan gangguan suara dengan mengembangkan headset untuk melindungi pendengaran pilot dari kebisingan. Ketika itu, juga terkenal produksi ear canal earphones dengan active noise control untuk pertama kali.

Setelah itu, hanya alat sensitive earphone tersebut satu-satunya cara untuk mendengar sinyal audio sebelum amplifier dikembangkan.

Pada awal 2000, bersamaan dengan berkembangnya telepon selular, headset jenis nirkabel berbasis teknologi Bluetooth mulai populer dipakai. 

Selain itu earphone dan headphone pada tahun yang sama, menjadi digemari untuk alat musik pribadi.

Dahulu ketika menggunakan radio, headset atau earphone dan headphone harus disambungkan ke terminal baterai yang bertegangan volt tinggi dan terminal baterai di tanah. Penggunaan koneksi listriknya pun tidak nyaman bagi pengguna karena mengagetkan. 


D.   Tips Membeli Headphone
1.     Budget
Sebelum membeli headphone/headset, anda harus memperhatikan budget alias keuangan anda. Sehingga anda bisa memilih headphone/headset yang sesuai dengan budget anda.

Anda bisa search di internet mengenai harga dan spesifikasi headphone yang ingin anda beli, lalu bandingkan dengan budget anda.

2.     Bentuk dan style headphone
Ada beberapa macam bentuk headphone, jadi sebelum anda memilih anda pikirkan baik-baik bentuk headphone seperti gimana yang mau dibeli. 

Ada 3 macam headphone yaitu over ear (model headphone/ speaker menutupi seluruh telinga), earbuds (model headphone/ speaker menempel di lubang telinga tapi tidak masuk) dan in ear(model earphone / speaker yang masuk ke lubang telinga).

3.     Kegunaan headphone
Anda juga harus menentukan headphone jenis apa dengan dengan selera musik yang anda suka. Seperti lagu metal, hip hop cocok dengan headphone tipe Warm (output suara cenderung bass, suara bass jedag jedug, suara agak kecil). Aliran rock, klassik cocok dengan Bright (output suara cenderung treble) atau Natural (treble dan bass seimbang) dsb.


4.     Spesifikasi headphone
a.     Frekuensi
Kemampuan headphone dalam merespon frekuensi gelombang suara. Contoh: 6.000 Hz - 28.000 Hz. Headphone yang bagus memiliki rentang frekuensi yang besar, semakin lebar rentangnya semakin baik.

Semakin rendah frekuensi bawahnya semakin baik karena headphone bisa memperdengarkan suara-sauara berfrekuensi rendah. 

Selain itu semakin tinggi frekuensi atasnya semakin baik. Mungkin aja ada beberapa suara yang tidak terdengar selama ini jadi muncul.

b.     Impedance (hambatan)
Untuk Impedance, semakin besar itu belum tentu semakin baik atau sebaliknya. Namun dapat disesuaikan dengan selera kita. Biasa-nya Headphone memilki impedance >= 32 ohm.

c.      Sensitifitas
Sensitifitas headphone ditunjukan oleh tuliasn SPL (Sound Pressure Level) dalam satuan mW (mili Watt) atau kalau di kemasannya langsung ditulis desiBel. Contoh: 114 dB.

Dari sini kita bisa mengetahui seberapa keras suara yang dapat dikeluarkan oleh sebuah headphone. Semakin besar angkanya semakin keras suaranya, jadi gak perlu ngebesarin volume player kita.

Tapi tetap harus hati-hati karena dengan angka yang besar bisa menggangu fungsi pendengaran kita bahkan kerusakan pendengaran secara permanen.

Amannya, carilah headphone yang memiliki sensitifitas < 85dB. Tapi kebanyakan sekarang di pasaran sensitifitas headphone adalah > 100 dB.

5.     Toko Resmi
Yang terakhir sebelum membeli headphone/headset carilah toko resmi yang menjual headphone yang asli dan bergaransi.

Jangan membeli di BM alias Black Market, walaupun harga murah, kualitas belum tentu terjamin serta garansi beum tentu ada, tapi enaknya beli di BM bisa tawar menawar.


E.   Tips Merawat Headphone
1.     Mencegah Kerusakan Kabel
Kerusakan kabel cenderung terjadi di ujung konektor. Untuk itu, hindari menerapkan terlalu banyak tekanan atau menekukkan kabel. Selain itu, jangan melilitkan kabel terlalu ketat.

2.     Menjaga Headphone dan Earphone agar Tetap Bersih
Earphone kotor bisa menyebabkan infeksi telinga dan mempengaruhi kualitas suara karena distorsi harmonik tambahan.
a.     Gunakan Q-tips atau kain basah untuk menyeka earphone pembaca secara berkala agar selalu bersih.
b.     Gunakan kain microfiber untuk menyeka bantalan telinga dan headband dari headphone pembaca. Dan gunakan pembersih kulit dua kali setahun untuk menjaga kondisi terbaik dari bantalan kulit.

3.     Membuat Earphone agar Bertahan Lebih Lama
Simpan earphone dalam kotak khusus atau tempat yang bersih dan kering untuk melindungi earphone dari kelembaban dan debu yang dapat merusak sirkuit internal.

Sumber :
http://www.pengertianpengertian.com/2013/11/pengertian-headphone.html
http://damarshare.blogspot.co.id/2012/03/perbedaan-headset-headphone-backphone.html
http://elangemas.com/headphones/headphonesheadphones/
http://labsky2012.blogspot.co.id/2012/09/tugas-5-perkembangan-headphone_22.html
https://agungadhyaksa.blogspot.co.id/2012/04/tips-memilih-headphonesheadset.html
http://gadgetren.com/2015/11/27/3-tips-dalam-merawat-headphone-agar-awet-menurut-sennheiser/
https://pixabay.com/en/cute-female-girl-headphones-15719/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

8 Cara Agar Anggota Grup WhatsApp Tidak Keluar

Ketika kamu menjadi admin grup WA, hal yang paling menyebalkan adalah ketika anggota grup keluar. Apapun alasannya, orang keluar dari ...