Rabu, 18 Mei 2016

Motherboard : Pengertian, Fungsi, Sejarah, Produsen, dan Komponennya



  A.   Pengertian Motherboard
Motherboard adalah bagian perangkat keras komputer yang berupa papan. Dimana perangkat keras motherboard ini adalah perangkat keras yang paling utama dan sangat penting.

Karena berisi sistem BIOS (Basic input output system), pengatur koneksi input-output(chipset), soket memory(RAM), soket kartu grafis (VGA card), soket prosessor, dan soket kartu tambahan (additional cards seperti PCI,ISA).
Motherboard


B.   Fungsi Motherboard
Fungsi motherboard ialah sebagai pusat semua perangkat keras komputer agar semua perangkat keras komputer bisa berhubungan antara komponen yang satu dengan komponen yang lain. 

Sebagai contoh: processor, Memori(RAM), hard disk , optical drive, keyboard, mouse, monitor dan semua perangkat keras komputer dipasang dan dihubungkan menggunakan motherboard.


C.   Sejarah Perkembangan Motherboard
Motherboard pertama kali dibuat pada tahun 1977, oleh Apple untuk Apple II-nya. Sebagai informasi, dulu komponen-komponen komputer seperti CPU dan memori ditempatkan di satu kartu tersendiri, dan dihubungkan dengan kabel-kabel, serta tampilannya sangat ruwet.

Karena sangat repot menghubungkan satu komponen PC dengan komponen lainnya, para pengembang produk komputer punya ide untuk membuat satu tempat khusus untuk menampung berbagai periferal komputer. 

Terciptalah suatu papan lebar yang berisi beragam slot sebagai tempat menyolokkan komponen-komponen PC. Papan itu dinamai motherboard/mainboard.

Pada pengembangan awal dari motherboard adalah perusahaan Micronics, Mylex, AMI, Huppauge, Orchid Technology, Elitegroup, dan DFI. Selain itu, masih ada beberapa produsen moherboard lain dari Taiwan. 

Antara tahun 1980 sampai 1990, penggabungan beberapa fungsi periferal ke dalam motherboard mendorong pencitraan motherboard kedalam bentuk yang makin ekonomis. 
Integrasi pertama yang dilakukan adalah dengan menggabungkan slot kibor, mouse, dan floopy drive, serta port serial dan port paralel ke dalam motherboard. 

Jika Anda perhatikan, hingga saat ini standar bentuk dari motherboard pun masih berubah-ubah. 

Standar awal yang pertama kali digunakan digunakan adalah PC/XT, dan dipakai IBM. 

Setelah itu, muncul lagi AT (Advance Technology). Setelah AT, muncul standar baru yang hingga kini masih digunakan, yaitu ATX (Advance Technology Extension). Standar ATX lalu dimodifikasi menjadi Mini ATX dan Micro ATX.

Saat ini, Intel juga mengeluarkan standar BTX (Balanced Technology Extension). Sayangnya, pasar belum tertarik untuk menggunakannya. 

Produsen komputer VIA juga mengeluarkan standar yang dipakainya sendiri, yaitu mini ITX. Perubahan dalam desain dan teknologi motherboard terus berkembang.

Di awal tahun 2000-an,pengintegrasian diperluas. Motherboard kini dilengkapi fitur sound dan VGA yang langsung menempel di badannya, istilah lainnya onboard. 

Fitur lainnya yang kini bisa didapat dari beberapa motherboard berupa konektivitas USB, FireWire, dan LAN.


D.   Produsen Yang Memproduksi Motherboard
Beberapa produsen yang memproduksi motherboard antara lain :
1.     ASUS
Nama Asus mungkin sudah terdengar sangat familiar di telinga kita, perusahaan Asus dibuat pada tahun 1989, ketika empat insinyur komputer, yaitu Wayne Hsieh, Ted Hsu, MT Liao dan TH Tung berniat mendirikan perusahaan baru untuk memajukan industri TI di Negara Taiwan.
Motherboard ASUS

Nama yang mereka pilih adalah “Pegasus” yang diambil dari sebutan untuk makhluk mitos asal Yunani. 

Pada perkembangannya, nama tersebut dipendekkan menjadi “Asus” agar bisa tampil di urutan awal sesuai alphabet.

Asus dianggap sebagai produsen terbesar di dunia, ketika datang ke komponen motherboard, dan salah satu merek motherboard terbaik untuk gaming. 

Asustek selain membuat motherboard, juga membuat banyak konsumen elektronik PC lainnya, yang dijual di seluruh dunia.  contoh salah satu motherboardnya : ASUS R.O.G. Maximus VI Extreme


2.     ASRock
ASRock dibentuk pada tahun 2002 untuk bersaing dengan vendor besar lainnya yaitu Foxconn. 

Pada tahun 2007, perusahaan yang memegang motto “Kreativitas, Pertimbangan, Efektivitas biaya” ini bergabung dibawah bimbingan Pegatron Corporation.
Motherboard ASRock

Pegatron Corporation sebenarnya merupakan anak cabang dari produsen ASUS yang berdiri pada tahun 2007.

Namun pada bulan Januari 2010 Pegatron Corporation  memisahkan diri dari ASUS dan berdiri sendiri dengan nama ASRock Pegatron Corporation.

Mereka memproduksi desktop, motherboard, video card, dan masih banyak lagi. contoh salah satu motherboardnya : ASRock Micro ATX DDR2 1066 AM2.AM3 Motherboard


3.     GIGABYTE
GIGABYTE Didirikan pada tahun 1986, bermarkas diTaipei, Taiwan, dikenal sebagai merk terkemuka di dunia industri IT. 

GIGABYTE memulai dari pengembangan dan penelitian dan sejak saat itu menjadi salah satu pemimpin pasar untuk motherboard dan kartu grafis.
Motherboard GIGABYTE

Selain dari motherboard dan kartu grafis, GIGABYTE memperluas bisnisnya dengan memproduksi komponen PC lainnya, periferal PC, Laptop, Desktop PC, Networking, Server dan Telepon Genggam. 

Slogan GIGABYTE “Upgrade Your Life” dengan inovasi teknologi, kualitas tertinggi dan pelayanan konsumen terbaik. contoh salah satu motherboardnya : GIGABYTE Z77 Motherboard


4.     Intel
Intel Corporation  didirikan 1968 adalah sebuah perusahaan multinasional yang berpusat di Amerika Serikat.

Intel mungkin sudah tidak asing sebagai pemembuat salah satu prosesor komputer yang terbaik, tetapi banyak orang tidak tahu bahwa mereka juga membuat motherboard kelas dunia.
Motherboard Intel

Ketika datang ke manufaktur motherboard , Intel memiliki sesuatu yang berbeda, karena memiliki pengetahuan dalam spesifikasi prosesor dan chipset, yang membantu untuk membuat motherboard kinerja yang stabil dan tinggi. 

Namun, kelemahan motherboard Intel, mereka hanya kompatibel dengan prosesor Intel. contoh salah satu motherboardnya : Intel DX58SO Motherboard


E.   Komponen-Komponen Motherboard
1.     Chipset
Komponen pada motherboard yang satu ini kebanyakan terdiri atas dua buah chip, Northbrigde dan Southbrigde.  

Fungsi utama chipset adalah mengatur aliran data antar komponen yang terpasang pada motherboard. 

Dua buah chipset yang biasanya ada pada motherboard sendiri mempunyai tugas yang berbeda satu dengan yang lain.
Chipset

Chip pada Northbrigde berfungsi untuk mengatur aliran data dari dan ke processor, bus AGP, dan memory utama sistem. 

Sementara chip yang Southbrigde mengatur aliran data dari peranti input output, bus PCI, interface harddisk, dan floppy, serta peranti eksternal lainnya.

Berhubung chip Northbrigde lebih vital kerjanya daripada Southbrigde,tidak heran jika chip inilah yang dipasangi heatsink, fan, ataupun kombinasi heatsink dan fan oleh pabrik pembuatnya.


2.     Slot AGP
Singkatan dari Accelerated Graphics Port. Fungsinya adalah menyalurkan data dari kartu graphis ke CPU tanpa harus melalui memory utama, dengan demikian proses pengolahan data grafis dapat di percepat.
Slot AGP

Kelebihan AGP lain adalah kemampuannya untuk mengeksekusi texture maps secara langsung dari memory utama.

Datang dengan berbagai cita rasa, saat ini kebanyakan motherboard menyertakan AGP 4X yang bekerja pada frekuensi 266MHz.

Untuk sekarang ini, port AGP ini baru digunakan untuk memasang kartu grafis yang notabene lebih cepat ketimbang memakai PCI. 

Akan tetapi, beberapa motherboard terbaru sudah menyertakan port AGP pro yang bisa dipasangi baik kartu grafis berbasis AGP 4X maupun yang berbasis AGP pro sendiri.


3.     Socket Memory
Socket ini merupakan tempat untuk menempatkan memory pada motherboard. Socket memory memiliki bentuk yang berbeda untuk jenis memory yang berbeda pula. 

  Socket Memory

Kebanyakan motherboard memiliki slot sebanyak 3 sampai 4 buah, tergantung dari chipset yang digunakan. 

Untuk memory SDRAM, socket DIMM yang harus dimiliki adalah socket 168 pin. sementara untuk memory jenis DDR, socket yang dipasang adalah 184 pin.


4.     Socket Processor
Socket ini merupakan tempat untuk menaruh processor. Kalau jaman dahulu, masih ada pilihan lain selain sistem socket yaitu sistem slot. 

Namun, era pentium III generasi kedua, tipe slot ini kemudian ditinggalkan lantaran ongkos produksinya yang lebih mahal ketimbang memakai socket.
Socket Processor

Untuk urusan socket processor ini, pilihlah motherboard dengan socket processor yang tepat. 

Socket 370 untuk processor untuk Intel Pentium III dan seleron, socket processor AMD Athlon dan Duron,serta socket 423/478 untuk processor Pentium4.


5.     CMOS
CMOS
Singkatan dari Complementary Metal Oxide Semiconductor. Dari bentuknya sudah kelihatan, ia merupakan komponen berbentuk IC (Intergrated Cirkuit) yang fungsinya menampung setting BIOS dan dapat menyimpan settingannya selama baterai yang mendaianya masih bagus.


6.     Port Peranti Eksternal
Biasanya berada di posisi belakang motherboard. Fungsinya adalah sebagai sarana untuk memberi masukan (input) dan keluaran (output) pada sistem komputer.
Port Peranti Eksternal

Motherboard generasi sekarang ini sudah menyertakan pula port USB untuk berhubungan dengan peripheral lain seperti printer, scanner, kamera digital, dan peripheral lain yang berbasis USB. 

Selain port USB, terkadang pada beberapa motherboard disertakan pula port Ethernet untuk masuk kedalam jaringan komputer.

Tipe yang semacam ini memang ridak terlalu banyak, namun sangat membantu terutama digunakan pada perkantoran kecil atau warnet yang mempunyai anggaran minim.


7.     Socket Catu Daya (Power Supply,Fan)
 Socket Catu Daya (Power Supply,Fan)
Fungsinya untuk menyuplai tenaga kepada semua komponen yang tersambung pada motherboard.

Sumber :
https://mjajuli2.wordpress.com/2014/10/06/sejarah-perkembangan-motherboard/
https://dyah-afrilia.blogspot.co.id/2011/11/nama-dyah-afrilia-kelas-1-d-nim.html
https://pixabay.com/en/motherboard-pcb-computer-707774/



2 komentar:

8 Cara Agar Anggota Grup WhatsApp Tidak Keluar

Ketika kamu menjadi admin grup WA, hal yang paling menyebalkan adalah ketika anggota grup keluar. Apapun alasannya, orang keluar dari ...